SimadaNews.com – Polemik hilangnya sapi milik keluarga Siringoringo di Kabupaten Merangin, Jambi, kembali mencuat.
Merasa tidak mendapatkan keadilan, keluarga melaporkan oknum penyidik Polres Merangin dan Polda Jambi ke Divisi Propam Mabes Polri.
Daud Siringoringo, mewakili keluarga, mendatangi Propam Mabes Polri untuk melaporkan dugaan ketidakprofesionalan penyidik dalam menangani kasus yang bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/II/2024/SPKT/POLRES MERANGIN/POLDA JAMBI, tertanggal 11 Februari 2024.
Menurut Daud, penyidik Iptu Mulyono, S.H., beserta penyidik Tipidum Polda Jambi diduga tidak menangani perkara dengan semestinya dan justru mengarahkan agar dilakukan penyelesaian melalui jalur perdamaian. Hal itu dinilai keluarga tidak adil, mengingat mereka adalah pihak yang merasa dirugikan akibat kehilangan ternak.
“Kami hanya keluarga peternak sapi yang mencari keadilan. Kami korban kehilangan sapi, tapi kenapa abang kami yang bekerja di institusi Polri justru ditahan? Kami meminta keadilan. Bebaskan abang kami yang tidak bersalah, kami korban bukan pelaku,” ujar Daud kepada awak media.
Daud menyebutkan, laporan ke Propam dilayangkan agar ada evaluasi terhadap proses penyelidikan yang dianggap janggal serta untuk memastikan penanganan perkara berjalan objektif.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Merangin Polda Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait laporan keluarga Siringoringo maupun perkembangan penanganan kasus hilangnya sapi tersebut. (SNC)
Laporan: Arif

