• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNews

Skandal Dugaan Korupsi Beruntun di Tebing Tinggi! GMNI: Jangan Ada Lagi Pejabat ‘Main Api’ dengan Anggaran Rakyat!

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
11 Desember 2025 | 19:45 WIB
Rubrik: News
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com- Akhir tahun di Kota Tebing Tinggi kembali diwarnai sorotan publik setelah tiga kasus korupsi menyeret pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rentetan kasus tersebut mengguncang kepercayaan masyarakat dan menjadi tanda bahwa tata kelola keuangan daerah masih menyimpan banyak celah penyimpangan.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tebing Tinggi menilai deretan kasus itu bukan sekadar proses hukum, tetapi cermin lemahnya kontrol internal dan komitmen antikorupsi di tubuh pemerintah daerah.

DPC GMNI pun mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pejabat OPD agar bekerja secara jujur dan bertanggung jawab.

“Bangkai yang disimpan pasti tercium baunya,” tegas Ketua DPC GMNI Tebing Tinggi, Rio Samuel Manurung, mengingatkan bahwa tindakan korupsi, sekecil apa pun, pada akhirnya pasti terbongkar.

Mantan Kadis Pendidikan Ditahan Pengadaan Smartboard, Kerugian Rp 6 Miliar

Kasus pertama berkaitan dengan pengadaan 93 unit smartboard untuk sekolah-sekolah jenjang SMP.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Idam Khalid (IK), resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik menemukan adanya mark-up harga jauh di atas harga pasar, yang memicu dugaan kerugian negara sekitar Rp6 miliar dari total nilai proyek Rp 13 miliar.

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar di masyarakat: Bagaimana sistem pengawasan bisa kecolongan pada proyek pendidikan bernilai miliaran rupiah?

BPBD: Dokumen Perencanaan Diduga “Abal-Abal” Rp611 Juta

Kasus kedua menyeret mantan Kepala BPBD dan salah satu Kepala Bidang yang diduga terlibat korupsi pengadaan 13 dokumen perencanaan pada tahun 2021.

Proyek bernilai Rp 611 juta itu disebut sebagai perencanaan fiktif, karena tidak ditemukan dokumen pekerjaan yang valid meski anggaran sudah habis terserap.

Ironi kembali muncul: anggaran kebencanaan yang seharusnya melindungi masyarakat justru diduga dijadikan bancakan.

Penyimpangan BBM Subsidi Rp 300 Juta

Kasus ketiga menjerat pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dugaan penyimpangan terjadi dalam penggunaan dana BBM subsidi dan pemeliharaan kendaraan operasional bernilai total Rp1,42 miliar.

Penyidik menemukan selisih signifikan antara lain, data pembelian BBM melalui barcode kendaraan, dengan laporan pertanggungjawaban (SPJ).

Selisih itulah yang diperkirakan menimbulkan kerugian negara hingga Rp 300 juta.

Alarm Serius Integritas Pemerintahan

Menurut DPC GMNI, tiga kasus tersebut menggambarkan masalah serius pada tata kelola anggaran daerah, mulai dari proses perencanaan, pengadaan barang/jasa, hingga mekanisme pertanggungjawaban.

“Anggaran publik harus digunakan untuk rakyat, bukan untuk memperkaya individu. Ini soal moral, bukan hanya hukum,” tegas Rio.

Ia menambahkan, korupsi bukan hanya merugikan negara, tetapi merusak kepercayaan publik kepada pemerintah.

GMNI menuntut penegak hukum untuk bekerja tuntas dan tidak berhenti pada aktor lapangan. Mereka mendesak penyidik menelusuri aliran dana, jaringan keterlibatan, serta pihak lain yang berpotensi ikut terlibat.

“Penegakan hukum harus komprehensif, bukan simbolis,” ujar Rio.

Keterbukaan proses hukum dinilai penting untuk memberi efek jera bagi OPD lainnya.

GMNI juga mengajak masyarakat ikut memperketat kontrol sosial atas penggunaan anggaran, khususnya di sektor pendidikan, kebencanaan, dan lingkungan hidup.

Ketiga sektor tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sehingga rawan diselewengkan.

“Jika publik aktif mengawasi, ruang penyimpangan semakin kecil,” tambah Rio.

GMNI menekankan bahwa transparansi laporan anggaran harus menjadi budaya di seluruh OPD untuk mencegah terulangnya kasus serupa. (SNC)

Laporan: Arif

 

Ekbis

Simalungun Kian Dilirik Investor, Raih Penghargaan Terbaik I pada PIISU 2026

15 Juni 2026 | 11:39 WIB
Peristiwa

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Nilai Persaudaraan dan Iman Saat Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik V

14 Juni 2026 | 21:34 WIB
Peristiwa

Pematangsiantar Matangkan Persiapan FASI XIII Sumut, Siap Sambut Ribuan Peserta

14 Juni 2026 | 19:44 WIB
Peristiwa

Traffic Light Ahmad Yani Kembali Padam, Warga Desak Pemko Siantar Bertindak Sebelum Timbul Korban

14 Juni 2026 | 18:57 WIB
Sudut Pandang

19 Anggota Sidi GKPS Haranggaol Resmi Diteguhkan, Siap Menjadi “Tentara Kristus Muda”

14 Juni 2026 | 17:03 WIB
Pesona

Juara TOTK 2026 Naik Podium, Bupati Samosir dan Sekdaprovsu Serahkan Hadiah kepada Pelari dari 34 Negara

14 Juni 2026 | 16:17 WIB
Peristiwa

Tongam Pangaribuan Bantah Isu Suap Pansus Eks Rumah Singgah Covid-19, Siap Tempuh Jalur Hukum

13 Juni 2026 | 21:37 WIB
Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber