SimadaNews com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak langkah pertama memasuki Balai Bolon Pdt. Karpenius Purba, Kantor Sinode Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), Selasa (20/1/2026).
Open House Partonggoan Bona Tahun 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang perjumpaan hati, tempat iman dirayakan dalam kesederhanaan dan persaudaraan.
Di bawah tema “Gereja Nasari, Martangkupas, Janah Siboan Pasu-pasu” serta subtema “Gabe Gareja na Matoras Mambobai Kuria Gabe Angkula ni Kristus na Manggoluh,” GKPS mengajak seluruh warganya menapaki Tahun 2026 dengan semangat gereja yang bertumbuh, terbuka, dan memberkati.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang khidmat. Mantan Ephorus GKPS, Pdt. Rumanja Purba, menyampaikan firman Tuhan dari Mazmur 83:10–16.
Dalam renungannya, ia mengajak jemaat bercermin pada makna ibadah yang sejati ibadah yang lahir dari kerendahan hati, bukan dari ego dan kesombongan.
“Jangan mengira ibadah otomatis membuat kita suci. Sering kali, tanpa sadar, ibadah kita dipenuhi ego. Memuji Tuhan bukan untuk merasa lebih tinggi, tetapi sebagai hamba yang rendah hati,” tuturnya, disambut keheningan reflektif jemaat.
Menurutnya, menyembah Tuhan bukan soal lantangnya pujian, melainkan keteguhan iman yang diwujudkan dalam kehidupan nyata.
“Allah menghendaki hati yang lembut. Dialah satu-satunya Tuhan yang membawa keadilan dan kemenangan bagi umat-Nya,” tegas Pdt. Rumanja.
Selepas ibadah, suasana semakin cair dalam kebersamaan open house.
Ketua Panitia, Pdt. Mannes Purba, menyebutkan bahwa Partonggoan Bona tahun, bukan hanya seremoni pembuka tahun, melainkan deklarasi iman dan arah pelayanan GKPS.
“Lima tahun perjalanan pelayanan telah menumbuhkan kerendahan hati. Hari ini kita berjumpa, saling menyapa, dan memaknai open house sebagai wujud gereja yang terbuka gereja yang mau menyambut dan mendengar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran lima Ephorus dan tiga Sekretaris Jenderal menjadi peneguhan kebersamaan lintas generasi kepemimpinan GKPS.
Ephorus GKPS, Pdt. John Christian Saragih, bersama Sekretaris Jenderal GKPS, Pdt. Jan Hotner Saragih, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Mereka mengapresiasi seluruh panitia dan jemaat yang telah bekerja bersama, serta mengajak seluruh unsur gereja bersinergi menghidupi pelayanan sepanjang Tahun 2026.
Open House Partonggoan Bona Tahun 2026 ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, pimpinan gereja, majelis jemaat se-Kota Pematangsiantar, para pendeta dan penginjil, serta tokoh masyarakat GKPS.
Di tengah kebersamaan itu, terajut satu pesan yang kuat: gereja hidup ketika hati saling bertemu, iman dirawat dalam kesederhanaan, dan pelayanan dijalani dengan kasih. (SNC)
Laporan: Romanis Sipayung

