SimadaNews.com – Seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Jalan Tuan Rondahaim Gang Hanter, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Jumat sore.
Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik, SH, MH menyampaikan, korban berinisial R.T (59) berjenis kelamin perempuan.
Korban diduga telah meninggal dunia akibat penyakit komplikasi yang dideritanya selama kurang lebih tiga tahun terakhir.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui saksi YOK (26) yang mencium bau tidak sedap dari arah rumah korban.
Merasa curiga, saksi berupaya mencari sumber bau dan mendapati bau tersebut berasal dari dalam rumah korban.
Saksi kemudian masuk melalui celah samping pintu dan melihat korban sudah dalam keadaan telentang di atas kasur.
Selanjutnya, YOK bersama YA boru S menghubungi suami korban berinisial JS yang saat itu telah empat hari tidak pulang karena bekerja mengambil getah karet di Bah Sulung, Kabupaten Simalungun.
Mendapat laporan warga, personel piket Polsek Siantar Martoba yang dipimpin Wakapolsek IPTU Hendrayanto Sihombing dan Kanit Reskrim IPDA Juhandya Malau, SH bersama Tim Inafis Polres Pematangsiantar turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sekira pukul 18.30 WIB, suami korban tiba di rumah dan menyampaikan bahwa istrinya memiliki riwayat penyakit komplikasi selama kurang lebih tiga tahun.
Ia juga meminta agar jenazah korban dibawa ke ruang jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
Permintaan tersebut dipenuhi oleh pihak kepolisian. Kanit Reskrim bersama personel kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Suami korban selanjutnya membuat surat pernyataan bermaterai yang menyatakan keberatan dilakukan autopsi karena telah menerima kepergian istrinya akibat sakit yang diderita.
“Atas permintaan keluarga, autopsi tidak dilakukan. Korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya,” ujar AKP Martua Manik.
Setelah proses administrasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

