SimadaNews.com– Nama Chatarina Muliana Girsang kini menjadi sorotan setelah dipercaya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali.
Jaksa senior ini resmi mengemban amanah tersebut pada 2025, menggantikan I Ketut Sumedana dalam rotasi jabatan di lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Penunjukan Chatarina dinilai sebagai langkah strategis mengingat rekam jejaknya yang panjang di bidang penegakan hukum, pemberantasan korupsi, hingga pengawasan birokrasi nasional.
Chatarina Muliana Girsang lahir pada 19 November 1972 dan dikenal memiliki darah Simalungun. Ia mengenyam pendidikan hukum dan ekonomi di sejumlah perguruan tinggi ternama, yakni S1 Hukum di Universitas Brawijaya, S1 Akuntansi di STIE YAI Jakarta, S2 Hukum di Universitas Padjadjaran, dan S3 Hukum di Universitas Airlangga.
Kombinasi latar akademik hukum dan akuntansi tersebut memperkuat kapasitasnya dalam menangani perkara, khususnya yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi dan keuangan negara.
Karier Chatarina dimulai dari lingkungan kejaksaan, kemudian berkembang ke berbagai lembaga strategis nasional. Ia pernah bertugas sebagai jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi selama periode 2005–2011, sebelum dipercaya memegang jabatan struktural sebagai Kepala Biro Hukum KPK.
Selepas dari KPK, Chatarina menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi serta dipercaya menjadi Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang regulasi.
Kariernya di sektor pendidikan berlanjut ketika ia diangkat sebagai Inspektur Jenderal Kemendikbudristek pada 2020–2025.
Tak hanya itu, ia juga sempat dipercaya menjadi pelaksana tugas rektor di dua perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Sebelas Maret dan Universitas Negeri Manado, menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas manajerialnya.
Dengan pengalaman lintas lembaga tersebut, Chatarina diharapkan mampu memperkuat kinerja Kejati Bali, khususnya dalam penanganan perkara korupsi, pengawasan proyek strategis, serta peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Kepemimpinannya juga dinilai membawa perspektif baru karena memadukan pengalaman penegakan hukum dan pengawasan internal pemerintahan.
Masuknya Chatarina Muliana Girsang sebagai Kajati Bali menambah daftar jaksa perempuan yang menduduki posisi strategis di Kejaksaan.
Berbekal pengalaman panjang di kejaksaan, KPK, dan kementerian, ia diharapkan mampu memperkuat integritas serta efektivitas penegakan hukum di Pulau Dewata. (SNC)

