SimadaNews.com-Kementerian Pariwisata menempatkan 13 destinasi pariwisata prioritas sebagai fokus utama pengembangan wisata nasional.
Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan kunjungan wisata sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap destinasi yang selama ini sudah mapan.
Langkah tersebut didorong oleh fakta bahwa Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau dengan potensi wisata yang sangat besar. Namun, pemerintah menilai perlu ada kawasan unggulan yang digarap serius agar mampu bersaing di pasar internasional.
Secara garis besar, destinasi prioritas itu meliputi kawasan alam, budaya, hingga bahari yang tersebar dari barat hingga timur Nusantara.
Daftar 13 Destinasi Pariwisata Prioritas
Berikut kawasan yang masuk radar pengembangan pemerintah:
- Danau Toba
- Borobudur
- Prambanan
- Mandalika
- Labuan Bajo
- Likupang
- Bromo Tengger Semeru
- Wakatobi
- Raja Ampat
- Bangka Belitung
- Morotai
- Tanjung Lesung
- Kepulauan Seribu
Destinasi tersebut dipilih karena memiliki daya tarik kuat, kesiapan infrastruktur, serta potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal.
Pariwisata Bukan Sekadar Liburan
Program 13 destinasi prioritas kini diposisikan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah menargetkan peningkatan investasi, penguatan UMKM, hingga penciptaan rantai nilai ekonomi kreatif di sekitar kawasan wisata.
Selain itu, pembangunan destinasi juga diarahkan pada konsep pariwisata berkelanjutan—menjaga lingkungan, budaya lokal, dan kualitas pengalaman wisatawan.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menegaskan bahwa fokus pada 13 destinasi merupakan strategi promosi global.
Ia menyebut, “Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau, namun saat ini ada 13 destinasi yang kami dorong untuk dikenal publik dunia.”
Dengan strategi ini, pemerintah berharap wajah pariwisata Indonesia semakin beragam dan tidak terpusat di satu kawasan saja.
Dari kaldera megah Danau Toba hingga surga bawah laut Raja Ampat, 13 destinasi prioritas diproyeksikan menjadi magnet baru yang membawa pariwisata Indonesia naik kelas di mata dunia. (SNC)

