SimadaNews.com- Prestasi membanggakan ditorehkan Kabupaten Samosir. Daerah wisata Danau Toba itu tampil sebagai satu-satunya kabupaten/kota dari Provinsi Sumatera Utara yang berhasil membawa pulang Sertifikat Menuju Kota Bersih tingkat nasional tahun 2026.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Bupati Vandiko Timotius Gultom di sela Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 2026.
Agenda tersebut berlangsung di Gedung Sasono Langen Budoyo, kawasan Taman Mini Indonesia Indah, bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional.
Bupati Vandiko menerima penghargaan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samosir, Edison Pasaribu.
Ia menilai pengakuan itu menjadi bukti nyata kerja kolektif pemerintah daerah, petugas kebersihan, dan masyarakat dalam memperbaiki sistem pengelolaan sampah.
“Penghargaan ini adalah apresiasi atas upaya kita bersama. Ke depan, prestasi harus terus ditingkatkan. Partisipasi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir semakin berkualitas,” ujar Vandiko.
Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 sendiri mengusung tema Kolaborasi untuk Indonesia Asri dan dihadiri sejumlah menteri serta kepala daerah dari puluhan kabupaten/kota penerima penghargaan serupa.
Momentum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan sinergi nasional dalam menekan persoalan sampah.
Tak hanya membawa sertifikat, Samosir juga memperoleh dukungan operasional berupa tiga unit becak motor pengangkut sampah. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat armada kebersihan di lapangan.
“Semoga hadiah ini menambah semangat para petugas kebersihan dan berdampak langsung pada peningkatan layanan persampahan di masyarakat,” kata Vandiko menutup pernyataannya.
Prestasi ini menempatkan Samosir sebagai salah satu daerah yang dinilai serius membangun budaya bersih, sekaligus memperkuat citra kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan. (SNC)
Laporan; Benry Naibaho


