SimadaNews.com– Komitmen membersihkan institusi dari ancaman narkoba kembali ditegaskan jajaran Polres Simalungun melalui kegiatan Pembinaan, Pemeliharaan, dan Pemulihan Profesi (Binlihprof) yang digelar di Aula Andar Siahaan, Pamatang Raya, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang.
Forum pembinaan ini menjadi bagian dari penguatan internal Polri agar setiap personel terbebas dari penyalahgunaan narkoba serta tetap menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas.
Binlihprof dilaksanakan oleh Subbagrehabpers Bidpropam Polda Sumatera Utara dan diikuti jajaran pejabat utama serta personel Polres Simalungun dan Polres Samosir.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat, diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, sebelum dilanjutkan arahan pimpinan.
Kasi Humas Polres Simalungun Verry Purba menegaskan, forum pembinaan tersebut merupakan implementasi nyata dari instruksi pimpinan Polri dalam memerangi narkoba dari dalam tubuh institusi.
“Binlihprof ini bagian dari komitmen memastikan seluruh personel tetap bersih, profesional, dan siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain pembekalan rohani oleh rohaniawan lintas agama, materi teknis juga disampaikan jajaran Propam terkait disiplin dan pengawasan internal.
Pamin II Subbid Paminal, Yosafat Adi Kirana, hadir memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengawasan serta pencegahan pelanggaran.
Materi utama disampaikan Plh Kasubbag Rehapers Bidpropam, Khairil Akbar, yang memaparkan program rehabilitasi dan pemulihan profesi bagi personel bermasalah.
Ia menekankan pendekatan pembinaan dilakukan secara humanis dengan tujuan membangun kembali kesiapan mental dan profesional anggota.
“Program ini bukan untuk menghakimi, tetapi membantu personel bangkit dan kembali bertugas dengan fondasi moral serta profesional yang kuat,” ungkapnya.
Kehadiran langsung Kapolres memimpin kegiatan menjadi simbol keseriusan pimpinan dalam menjaga marwah institusi.
Polres Simalungun menilai perang terhadap narkoba tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga harus dimulai dari internal kepolisian agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Melalui Binlihprof, diharapkan soliditas, disiplin, dan integritas personel semakin menguat, sekaligus menjadi benteng utama dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang kian kompleks. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan


