SimadaNews.com- Langit malam di Waterfront Pangururan berubah menjadi lautan cahaya.
Ribuan warga tumpah ruah, bersatu dalam euforia perayaan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir.
Panggung hiburan rakyat bukan sekadar ajang konser, tetapi menjadi simbol kebangkitan pariwisata sekaligus peluncuran resmi Horas Samosir Fiesta (HSF) 2026.
Sorotan lampu, dentuman musik, dan riuh tepuk tangan mengiringi penampilan Toton Caribo dan Band Ungu yang sukses membakar semangat sekitar lima ribu penonton dari berbagai daerah.
Momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk melaunching HSF 2026.
Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk serta unsur Forkopimda secara resmi membuka rangkaian event tahunan itu dengan pemukulan gondang simbol dimulainya pesta budaya yang menjadi kebanggaan daerah.
Turut hadir Anggota DPR RI Martin Manurung, sejumlah kepala daerah kawasan Danau Toba, pimpinan DPRD, kapolres, sekda, dan jajaran OPD. Kehadiran lintas kepala daerah dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor pariwisata Danau Toba.
Bupati Vandiko menegaskan, Horas Samosir Fiesta harus terus menjadi agenda unggulan.
Tahun 2026, HSF dikemas dalam empat event budaya dan tiga event berskala internasional.
“Kami berharap HSF mampu mendorong kunjungan wisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Anggota DPR RI Martin Manurung juga menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia Kabupaten Samosir.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan memberi dampak nyata bagi warga.
“Semoga Samosir semakin maju sebagai pusat peradaban orang Batak,” katanya.
Penampilan Toton Caribo menjadi magnet awal yang memanaskan suasana.
Musisi tersebut mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Samosir dan langsung terpikat panorama alamnya.
“Saya baru pertama ke Samosir, keindahannya luar biasa. Saya juga sudah melihat patung Tuhan Yesus Kristus di Samosir. Semoga kita semua diberkati,” ucapnya dari atas panggung, disambut sorak antusias penonton.
Puncak kemeriahan terjadi saat Band Ungu tampil. Setelah 26 tahun berkarier, ini menjadi penampilan perdana mereka di Samosir.
Vokalis Ungu, Pasha, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
“Terima kasih, ini pertama kali Ungu tampil di Samosir setelah 26 tahun. Pertama kali juga bertemu masyarakat Samosir, ini luar biasa,” tuturnya.
Pasha juga menyoroti kehadiran sejumlah kepala daerah dalam satu panggung yang menurutnya jarang terjadi.
Ia menyebut kepemimpinan muda di Samosir sebagai energi positif bagi kemajuan daerah.
“Semoga Samosir semakin maju dan jaya,” tambahnya.
Sebagai kado spesial, Ungu mempersembahkan lagu “Happy Birthday” untuk Kabupaten Samosir.
Suasana semakin hangat ketika Bupati dan Wakil Bupati bersama tamu undangan naik ke atas panggung, bernyanyi bersama ribuan masyarakat.
Menutup malam perayaan, Vandiko kembali mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan.
“Mari sama-sama bersatu padu. Samosir rumah kita. Kita sejahterakan bersama, dan untuk generasi muda, kejarlah cita-cita setinggi-tingginya,” pesannya.
Selain menjadi panggung hiburan, malam itu juga menghadirkan dampak ekonomi langsung.
Deretan pedagang kuliner dan pelaku UMKM tampak kebanjiran pembeli hingga acara usai membuktikan bahwa pesta budaya bukan hanya soal hiburan, tetapi juga denyut ekonomi rakyat yang ikut bergetar. (SNC)
Laporan: Benry Naibaho

