SimadaNews.com- Pemerintah Indonesia semakin agresif memburu pasar wisata Amerika Serikat.
Melalui partisipasi dalam ajang Los Angeles Travel & Adventure Show 2026, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi destinasi unggulan Tanah Air kepada ribuan pelaku industri perjalanan dan wisatawan potensial di Negeri Paman Sam.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas pasar wisatawan mancanegara, terutama dari negara dengan tingkat pengeluaran wisata yang tinggi.
Amerika Serikat sendiri termasuk salah satu pasar prioritas yang dinilai memiliki kontribusi penting terhadap kunjungan wisatawan ke Indonesia.
Dalam pameran pariwisata internasional yang berlangsung di Los Angeles tersebut, Indonesia hadir dengan membawa beragam produk wisata unggulan mulai dari kekayaan budaya, keindahan alam tropis, hingga pengalaman wisata berbasis petualangan dan keberlanjutan.
Kehadiran Indonesia di ajang ini sekaligus menjadi momentum untuk memperluas jejaring dengan pelaku industri perjalanan global, seperti agen perjalanan, operator tur, hingga komunitas traveler di Amerika.
Melalui promosi langsung di pasar tersebut, pemerintah berharap destinasi Indonesia semakin dikenal dan masuk dalam daftar tujuan utama wisatawan internasional.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menegaskan bahwa partisipasi dalam pameran pariwisata internasional menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan visibilitas Indonesia di pasar global.
Ia menyebut kegiatan seperti ini memberi kesempatan bagi pelaku industri untuk memperkenalkan paket wisata sekaligus membangun kerja sama bisnis dengan mitra internasional.
“Ajang ini membuka peluang bagi pelaku industri untuk memasarkan produk wisata Indonesia secara langsung dan menjalin kemitraan strategis dengan pasar Amerika,” ujarnya.
Selain memperkenalkan destinasi populer seperti Bali dan Labuan Bajo, promosi juga menonjolkan berbagai pengalaman wisata khas Indonesia yang autentik, mulai dari wisata bahari, kuliner, hingga kekayaan budaya daerah.
Upaya pemasaran ini sejalan dengan strategi pemerintah yang tengah menggarap sejumlah negara sebagai pasar prioritas wisata internasional. Negara-negara tersebut dipilih berdasarkan kontribusinya terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Melalui promosi intensif di berbagai pameran global, pemerintah optimistis citra pariwisata Indonesia akan semakin kuat di mata dunia.
Harapannya, peningkatan minat wisatawan asing tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan devisa negara.
Jika tren ini terus berlanjut, Indonesia berpeluang memperluas pangsa pasar wisata global dengan Amerika Serikat sebagai salah satu pintu masuk strategis bagi wisatawan berdaya beli tinggi. (SNC)

