SimadaNews.com-Kreativitas dan keberagaman menjadi sorotan utama dalam gelaran Kalam Kudus Fair 2026 yang diselenggarakan Sekolah Kristen Kalam Kudus.
Pameran pendidikan tahunan ini mengusung tema “Colours of Us”, sebuah konsep yang menekankan harmoni perbedaan bakat, karakter, serta latar belakang para siswa.
Kegiatan yang berlangsung di Suzuya Merdeka Mall pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026 itu menghadirkan berbagai karya, inovasi, serta penampilan siswa dari jenjang KB, TK, SD, SMP hingga SMA.
Acara tidak hanya menjadi panggung apresiasi bagi para murid, tetapi juga berfungsi sebagai sarana informasi pendidikan bagi masyarakat.
Pengunjung dapat melihat langsung berbagai proyek pembelajaran, karya ilmiah, hingga pertunjukan seni dan budaya yang dipersembahkan para siswa.
Wali Kota Wesly Silalahi yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pameran pendidikan seperti Kalam Kudus Fair memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pengembangan karakter generasi muda.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang pertunjukan atau pameran pendidikan. Ini adalah ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Wesly.
Wesly menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras dengan perkembangan zaman.
Dalam kesempatan yang sama, pihak sekolah juga meluncurkan kelas bilingual pada jenjang SD serta memperkenalkan penerapan kurikulum internasional Pearson Edexcel sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Kalam Kudus Fair turut dihadiri berbagai tokoh pendidikan dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua YKKI Pusat Sulaiman, Ketua YKKI Cabang Siantar Ev. Su Chuan Jingga, Gembala Sidang GKKK Pdt. Timotius, serta perwakilan unsur kepolisian dan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.
Berbagai stan pameran yang disiapkan menampilkan hasil proyek pembelajaran siswa, sementara sesi talkshow dan workshop memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan guru dan tenaga kependidikan.
Melalui tema “Colours of Us”, pihak sekolah berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk merayakan keberagaman sebagai kekuatan bersama.
Selain itu, pameran ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, serta masyarakat dalam mendukung perkembangan pendidikan anak. (SNC)

