• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis
Rupiah Tembus Rp17.105 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah

Ilustrasi mata uang

Rupiah Kembali Tertekan, Awal Pekan Dibuka Melemah Dekati Rp17.000 per Dolar AS

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
16 Maret 2026 | 09:51 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Tekanan terhadap nilai tukar rupiah belum mereda. Pada awal perdagangan Senin pagi, mata uang Garuda kembali membuka hari dengan tren negatif dan berada di kisaran Rp16.971 per dolar Amerika Serikat (AS).

Level ini menandai pelemahan lanjutan sekaligus mendekati ambang psikologis Rp17.000 per dolar AS.

Data pasar menunjukkan pelemahan rupiah terjadi sejak awal sesi perdagangan di pasar spot, seiring meningkatnya tekanan dari sentimen global.

Pergerakan mata uang domestik itu mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi internasional yang belum stabil.

Secara historis, rupiah memang beberapa kali mengalami tekanan tajam akibat dinamika global.

Dalam beberapa tahun terakhir, nilai tukar bahkan sempat menembus kisaran Rp17.000 per dolar AS setelah sebelumnya bergerak di sekitar Rp16.000 pada 2024.

Sentimen Global Masih Membayangi

Sejumlah analis menilai pelemahan rupiah saat ini dipicu kombinasi faktor eksternal, mulai dari penguatan dolar AS hingga ketidakpastian geopolitik global.

Ketegangan konflik internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah, turut memicu arus modal keluar dari negara berkembang ke aset yang dianggap lebih aman.

Kondisi ini membuat bank sentral di berbagai negara, termasuk Indonesia, harus lebih berhati-hati dalam menentukan kebijakan moneter. Tekanan terhadap rupiah juga menjadi salah satu alasan Bank Indonesia diperkirakan menahan suku bunga acuan demi menjaga stabilitas mata uang.

Seorang ekonom dalam survei internasional menilai, stabilitas nilai tukar kini menjadi prioritas utama otoritas moneter. Ia menyebut, pelemahan rupiah dalam beberapa pekan terakhir membuat ruang pelonggaran kebijakan moneter menjadi terbatas.

Mata Uang Asia Ikut Bergerak Variatif

Pergerakan rupiah tidak terjadi sendirian. Sejumlah mata uang Asia lainnya juga menunjukkan pergerakan beragam terhadap dolar AS.

Sebagian mengalami pelemahan, sementara sebagian lain hanya menguat tipis mengikuti dinamika pasar global.

Fluktuasi ini mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap perkembangan ekonomi global, termasuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan dinamika geopolitik yang mempengaruhi aliran modal internasional.

Dampak ke Ekonomi Domestik

Pelemahan rupiah biasanya memberi dampak langsung pada sektor yang bergantung pada impor, seperti energi, bahan baku industri, hingga produk teknologi. Ketika dolar menguat, biaya impor meningkat dan berpotensi menekan harga barang di dalam negeri.

Meski demikian, pelemahan rupiah juga dapat memberi keuntungan bagi sektor ekspor karena produk Indonesia menjadi relatif lebih murah di pasar internasional.

Dengan kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, pelaku pasar memperkirakan pergerakan rupiah akan tetap fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan, sambil menunggu arah kebijakan moneter global serta perkembangan geopolitik dunia. (SNC)

Sudut Pandang

Pematangsiantar Naik ke Peringkat 4 Kota Toleran Nasional, Wesly Ajak DMI Perkuat Sinergi

21 Juli 2026 | 22:20 WIB
Peristiwa

Polsek Balige Tangkap Dua Pencuri Sepedamotor

21 Juli 2026 | 19:12 WIB
Peristiwa

Bawa Sebelas Paket Sabu, Pria asal Sergai Ditangkap di Serbelawan

21 Juli 2026 | 13:39 WIB
Peristiwa

Miliki Sabu 3,18 Gram Sabu, Pria Bertato Ditangkap

21 Juli 2026 | 12:39 WIB
Peristiwa

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lokasi Berbeda, Polisi Kejar Pemasok dari Medan

20 Juli 2026 | 21:34 WIB
Kesehatan

Wesly Silalahi Sambut Audiensi Pengurus IDI Pematangsiantar-Simalungun, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

20 Juli 2026 | 19:02 WIB
Pesona

Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 | 05:22 WIB
Peristiwa

Pemko Pematangsiantar dan GKPS Gelar Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme bagi Tokoh Agama

19 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Tapak Tilas 500 Meter Warnai Pesta Patibal Batu Onjolan dan Pembangunan GKPS Huta Bayu

19 Juli 2026 | 20:28 WIB
Peristiwa

Miliki 14,75 Gram Sabu, Dua Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Pematangsiantar

19 Juli 2026 | 19:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor