SimadaNews.com– Sukacita menyelimuti perayaan Jubileum 120 Tahun Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Haranggaol, yang digelar meriah di Parluasan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, Minggu (15/3/2026).
Perayaan ini menandai perjalanan panjang GKPS Haranggaol yang telah berdiri sejak 17 Maret 1906 dan terus bertumbuh menjadi pusat pelayanan rohani bagi jemaat di kawasan tersebut.
Memasuki usia ke-120 tahun, gereja ini diharapkan semakin kokoh dalam membangun kehidupan iman jemaat.
Untuk menyukseskan peringatan bersejarah ini, pimpinan Majelis Jemaat GKPS Haranggaol membentuk panitia Jubileum yang diketuai Jefry Antoni Purba.
Berbagai rangkaian kegiatan pun disiapkan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang gereja.
Acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin pengkhotbah Pdt. Firdaus Purba Siboro.
Dalam khotbahnya, ia mengajak jemaat untuk semakin memperkuat iman dan kedewasaan spiritual seiring bertambahnya usia gereja.
Menurutnya, usia 120 tahun merupakan perjalanan luar biasa yang harus diiringi dengan iman yang semakin kuat serta integritas dalam kehidupan bergereja.
“Di usia yang sangat matang ini, jemaat dituntut memiliki iman, spiritualitas, dan integritas. Kita harus mampu menguasai diri dari roh dan jiwa yang kita miliki,” ujar Pdt Firdaus dalam khotbahnya.
Ia juga mengingatkan jemaat agar tetap berserah kepada Tuhan dalam menghadapi setiap persoalan hidup, sehingga segala tantangan dapat diselesaikan dengan hikmat dan kebijaksanaan.
Menutup khotbahnya, Pdt Firdaus menyampaikan pesan sederhana namun mendalam kepada seluruh jemaat.
“Jika ingin hidup indah dan manis, lakukan satu hal yakni doa tiap hari dan baca kitab suci,” pesannya.
Usai ibadah, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 120 tahun GKPS Haranggaol. Kegiatan semakin semarak dengan acara makan bersama, lucky draw, serta hiburan dari artis cilik Samuel Sigalingging.
Pantauan di lokasi, suasana perayaan berlangsung penuh sukacita. Jemaat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga acara penutupan.
Perayaan Jubileum ini tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan gereja, tetapi juga pengingat bagi jemaat untuk terus menjaga iman dan kebersamaan dalam pelayanan di tengah masyarakat. (SNC)
Laporan: Soemardi Sinaga


