• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis
Usai Lebaran, Rupiah Terancam Jebol Rp17.000! Mata Uang Asia Rontok, Dolar AS Menggila”

Mata uang rupiah melemah pada bursa perdagangan

Usai Lebaran, Rupiah Terancam Jebol Rp17.000! Mata Uang Asia Rontok, Dolar AS Menggila”

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
24 Maret 2026 | 10:10 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Tekanan terhadap rupiah dipastikan belum reda. Justru setelah libur panjang Idulfitri, mata uang Garuda diprediksi menghadapi gelombang baru tekanan, seiring kompaknya pelemahan mata uang Asia dan kembalinya dominasi dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global.

Perdagangan awal pekan ini sudah memberi sinyal keras. Rupiah bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS, sebuah zona yang selama ini menjadi batas kewaspadaan pelaku pasar.

Fenomena ini bukan terjadi sendiri. Hampir seluruh mata uang di kawasan Asia terpantau tertekan. Yen Jepang, won Korea Selatan, hingga rupee India sama-sama melemah di hadapan dolar AS yang terus menguat.

Dolar AS Menguat, Rupiah Terjepit

Analis pasar menilai, penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini diperparah oleh kebijakan suku bunga tinggi (hawkish) yang masih dipertahankan bank sentral global untuk menahan inflasi.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menegaskan tekanan belum akan mereda dalam waktu dekat.

“Dalam perdagangan pekan ini, indeks dolar kemungkinan kembali menguat menuju level 101,20. Kecil kemungkinan terjadi pelemahan ke area support 98,73,” ujarnya.

Ia memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.990 hingga Rp17.075 per dolar AS setelah pasar kembali aktif pasca-Lebaran.

Efek Domino: Minyak Mahal hingga Geopolitik

Tekanan terhadap rupiah juga datang dari faktor global yang makin kompleks. Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah membuat investor global beralih ke aset aman seperti dolar AS.

Kondisi ini menciptakan efek domino: inflasi global meningkat, arus modal keluar dari negara berkembang, dan mata uang regional ikut tertekan.

Bahkan dalam beberapa pekan terakhir, sentimen negatif terhadap mata uang Asia meningkat tajam, seiring kekhawatiran pasar terhadap stabilitas ekonomi global.

Pasca-Lebaran Jadi Titik Kritis

Momentum setelah Lebaran dinilai menjadi fase krusial. Selain faktor eksternal, permintaan dolar AS di dalam negeri biasanya meningkat usai libur panjang, terutama untuk kebutuhan impor dan pembayaran luar negeri.

Kombinasi faktor global dan domestik ini membuat ruang penguatan rupiah semakin sempit dalam jangka pendek.

Sejumlah analis bahkan memperkirakan pelemahan bisa berlanjut hingga menyentuh level Rp17.050 per dolar AS jika tekanan eksternal tidak mereda.

Situasi ini menjadi peringatan bagi stabilitas ekonomi nasional. Melemahnya rupiah berpotensi meningkatkan beban impor, menekan daya beli, hingga memicu inflasi jika berlangsung berkepanjangan.

Bank Indonesia sendiri diperkirakan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar, sembari menghadapi tekanan global yang belum menunjukkan tanda mereda.

Satu hal yang pasti: usai Lebaran, pasar keuangan tidak kembali “fitri”. Justru, pertarungan sesungguhnya bagi rupiah baru saja dimulai. (SNC)

Sudut Pandang

Pematangsiantar Naik ke Peringkat 4 Kota Toleran Nasional, Wesly Ajak DMI Perkuat Sinergi

21 Juli 2026 | 22:20 WIB
Peristiwa

Polsek Balige Tangkap Dua Pencuri Sepedamotor

21 Juli 2026 | 19:12 WIB
Peristiwa

Bawa Sebelas Paket Sabu, Pria asal Sergai Ditangkap di Serbelawan

21 Juli 2026 | 13:39 WIB
Peristiwa

Miliki Sabu 3,18 Gram Sabu, Pria Bertato Ditangkap

21 Juli 2026 | 12:39 WIB
Peristiwa

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lokasi Berbeda, Polisi Kejar Pemasok dari Medan

20 Juli 2026 | 21:34 WIB
Kesehatan

Wesly Silalahi Sambut Audiensi Pengurus IDI Pematangsiantar-Simalungun, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

20 Juli 2026 | 19:02 WIB
Pesona

Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 | 05:22 WIB
Peristiwa

Pemko Pematangsiantar dan GKPS Gelar Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme bagi Tokoh Agama

19 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Tapak Tilas 500 Meter Warnai Pesta Patibal Batu Onjolan dan Pembangunan GKPS Huta Bayu

19 Juli 2026 | 20:28 WIB
Peristiwa

Miliki 14,75 Gram Sabu, Dua Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Pematangsiantar

19 Juli 2026 | 19:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor