SimadaNews.com-Kinerja keuangan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan tren positif.
Emiten jasa kepelabuhanan ini berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 17,74 persen, sekaligus melampaui target kinerja yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan laporan keuangan audited, IPCM membukukan laba bersih sebesar Rp196,44 miliar, meningkat dari Rp166,84 miliar pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, pendapatan perusahaan tumbuh 9,65 persen menjadi Rp1,47 triliun dari sebelumnya Rp1,34 triliun.
Kontributor utama pendapatan masih didominasi jasa penundaan kapal yang mencapai Rp1,32 triliun atau sekitar 89,51 persen dari total pendapatan. Disusul jasa pemanduan sebesar Rp105,07 miliar dan sisanya dari jasa pengangkutan serta layanan lainnya.
Tak hanya itu, indikator fundamental perusahaan juga menunjukkan penguatan. Return on Assets (ROA) IPCM tercatat sebesar 11,46 persen, melampaui ambang minimal 10 persen yang menjadi acuan pemerintah.
Total aset perusahaan turut tumbuh 3,91 persen, diikuti peningkatan ekuitas sebesar 5,48 persen.
Capaian ini dinilai sebagai hasil dari strategi ekspansi dan penguatan model bisnis yang dijalankan secara konsisten. Perusahaan juga berhasil meningkatkan efisiensi operasional serta menjaga efektivitas pengelolaan biaya.
“Kinerja ini mencerminkan ketahanan model bisnis serta komitmen kami dalam menghadirkan layanan maritim yang andal dan kompetitif,” demikian disampaikan manajemen IPCM dalam keterangan resminya, Rabu 25 Maret 2026.
Di sisi lain, IPCM juga terus memperluas kerja sama strategis di sektor kepelabuhanan.
Sepanjang 2025, perusahaan memperpanjang kemitraan dengan PT Pelabuhan Bukit Prima serta PT Nusantara Regas, khususnya dalam penyediaan jasa pemanduan dan penundaan kapal di fasilitas Terminal Khusus dan TUKS.
Langkah ini mempertegas posisi IPCM sebagai mitra strategis dalam mendukung operasional pelabuhan industri dan kelancaran logistik nasional.
Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group, IPCM optimistis prospek industri maritim nasional masih akan terus tumbuh.
Hal ini didorong meningkatnya aktivitas perdagangan dan kebutuhan logistik di Indonesia.
Ke depan, perusahaan berkomitmen memperkuat sinergi dalam ekosistem Pelindo, mengoptimalkan armada, serta mengembangkan inovasi layanan di wilayah strategis.
Di tengah tantangan geopolitik global, IPCM menegaskan akan tetap fokus menjaga pertumbuhan kinerja dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan.
Dengan kombinasi kinerja finansial yang solid dan ekspansi bisnis yang terukur, IPCM kian mengukuhkan perannya sebagai pemain utama di sektor jasa kepelabuhanan nasional. (SNC)

