SimadaNews.com-Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut yang berlangsung di Aula Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (6/4/2026).
Kehadiran Bupati bersama sejumlah kepala daerah lainnya menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen kolektif untuk mendorong kemajuan bank milik masyarakat Sumatera Utara tersebut.
Dalam forum itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution memaparkan sejumlah keputusan strategis, di antaranya kesepakatan untuk mengalokasikan kembali 15 persen dividen sebagai tambahan setoran modal dari seluruh pemerintah daerah pemegang saham.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menegaskan komitmennya melalui penambahan modal sebesar Rp100 miliar, disusul Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar Rp70 miliar.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk memperkuat Bank Sumut sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Dari dividen yang dibagikan, 15 persen kami kembalikan sebagai setoran modal,” ujar Bobby.
Langkah tersebut dinilai krusial dalam memperkokoh struktur permodalan Bank Sumut yang saat ini mencapai sekitar Rp5,4 triliun. Penguatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan klasifikasi bank dari KBMI I ke KBMI II, sekaligus memenuhi target modal inti sebesar Rp6 triliun pada tahun 2029.
Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah menyebutkan bahwa hasil RUPS ini menjadi titik balik penting dalam memperkuat fundamental bisnis dan daya saing bank.
“Penguatan modal tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga meningkatkan nilai investasi pemerintah daerah sebagai pemegang saham,” jelas Heru.
Ia menambahkan, tambahan modal tersebut akan difokuskan untuk memperbesar kapasitas intermediasi, khususnya dalam pembiayaan sektor produktif serta program prioritas pemerintah daerah.
Sementara itu, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap langkah strategis tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai pemegang saham terus mendukung penguatan modal Bank Sumut. Ini adalah komitmen kami untuk mendorong Bank Sumut menjadi bank yang lebih kuat dan kompetitif,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan pengalokasian kembali sebagian dividen sebagai tambahan modal merupakan langkah tepat dalam memperkuat struktur keuangan serta meningkatkan kapasitas pembiayaan bank.
Ia berharap, dengan penguatan permodalan ini, Bank Sumut semakin optimal dalam mendukung sektor UMKM, pertanian, serta berbagai program prioritas pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Simalungun. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan

