SimadaNews com-Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menegaskan bahwa peresmian Gedung Bimbingan Belajar Ganesha Operation di Jalan Melanthon Siregar bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi nyata untuk masa depan generasi muda.
Pernyataan itu disampaikan Wesly saat meresmikan gedung yang menjadi outlet ketiga Ganesha Operation di Kota Pematangsiantar, Senin (4/5/2026).
“Ini bukan hanya bangunan, tetapi simbol harapan dan tempat lahirnya generasi unggul. Kita sedang membangun pendidikan hari ini untuk memimpin masa depan,” tegas Wesly.
Ia menyebut, di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, kehadiran lembaga bimbingan belajar seperti Ganesha Operation menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Wesly juga mengapresiasi capaian Ganesha Operation yang pada tahun 2025 berhasil meloloskan lebih dari 53 ribu siswa ke berbagai perguruan tinggi negeri dan sekolah kedinasan. Prestasi tersebut semakin diperkuat dengan raihan sejumlah penghargaan nasional, termasuk rekor MURI dan CNN Award.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sosok pendirinya, Prof Dr Ir Bob Foster MM, yang merupakan putra daerah Pematangsiantar.
“Ini bukti anak daerah mampu bersaing dan memberi dampak besar bagi Indonesia. Ini kebanggaan kita semua,” ujarnya.
Wesly menegaskan, gedung tersebut diharapkan menjadi ruang lahirnya mimpi besar generasi muda, tempat membentuk karakter, serta mental juara dalam menghadapi persaingan global menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak serta ekosistem yang kuat.
“Anak-anak kita harus belajar bukan sekadar lulus, tetapi menjadi pribadi unggul yang mampu menciptakan peluang,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Ganesha Operation, Bob Foster, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus memberikan layanan pendidikan berkualitas. Ia menegaskan bahwa Ganesha Operation dikelola tanpa sistem waralaba demi menjaga standar mutu.
“Kami ingin kualitas tetap terjaga. Dari awal kami hanya di garasi, tapi kami punya tekad pendidikan harus menjangkau hingga ke desa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, konsep pembelajaran di Ganesha Operation mengusung formula 3B, yakni belajar, berlatih, dan bertanding, yang dirancang untuk membentuk siswa berprestasi.
Rangkaian acara ditandai dengan penandatanganan prasasti, penyerahan plakat, serta pemotongan pita oleh Wali Kota bersama Bob Foster, dilanjutkan peninjauan gedung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekda Pematangsiantar, pimpinan OPD, camat, serta perwakilan sekolah. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

