SimadaNews.com – Warga Huta IV Marihat Lela, Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, digegerkan dengan penemuan seorang ibu rumah tangga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri dalam kondisi tubuh mulai membusuk, Jumat (15/5/2026).
Korban diketahui bernama Sarpina Sinaga (44), warga Huta IV Marihat Lela, Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Menanggapi laporan warga, personel Polsek Gunung Malela bersama Tim INAFIS Polres Simalungun bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kematian korban secara profesional dan terukur.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan penanganan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Simalungun dalam memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat.
“Begitu laporan diterima, personel Polsek Gunung Malela langsung bergerak dan berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polres Simalungun untuk melakukan olah TKP secara profesional. Ini bentuk nyata Polri hadir untuk masyarakat,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan tetangga sekaligus sahabat dekat korban, Asniroya Saragih (55), yang merasa heran karena korban tidak datang berkunjung selama dua hari berturut-turut tanpa memberi kabar seperti biasanya.
“Biasanya korban datang ke rumah saya setiap malam sekitar pukul 19.00 WIB dan pulang sekitar pukul 22.00 WIB. Kalau tidak datang, biasanya selalu pamit,” kata Asniroya kepada petugas.
Karena khawatir, Asniroya meminta suaminya, Maruli Purba (60), mengecek kondisi korban di rumahnya yang berjarak sekitar 100 meter.
Saat tiba di lokasi, Maruli melihat lampu rumah dan teras masih menyala. Namun saat memanggil nama korban tidak ada jawaban. Ia kemudian mengintip melalui jendela kaca depan rumah dan melihat korban dalam posisi duduk di kursi tanpa bergerak.
Maruli kemudian meminta bantuan warga sekitar. Saat warga datang, seluruh pintu rumah ditemukan dalam keadaan terkunci dari dalam.
Salah seorang warga, Mulia Susiratno, berhasil masuk melalui celah pintu samping rumah dan membuka pintu utama. Warga kemudian mendapati korban dalam posisi duduk di bangku plastik, tubuhnya sudah mengeluarkan bau dan mulai membusuk.
Kejadian itu lalu dilaporkan kepada perangkat nagori dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Personel Polsek Gunung Malela yang dipimpin IPDA B. Situngkir SH bersama sejumlah personel langsung mengamankan lokasi. Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari AIPDA Owen Saragih dan AIPDA Sujid Saputra kemudian melakukan olah TKP secara menyeluruh disaksikan pemerintah nagori dan Babinsa setempat.
“Tim INAFIS bekerja secara cermat dan sistematis di lokasi untuk memastikan penyebab kematian korban dapat diketahui secara ilmiah dan akuntabel,” ungkap AKP Verry Purba.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar guna menjalani visum luar oleh tim dokter yang dipimpin dr. Joko Arianto, M.Ked (For), Sp.FM.
Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal akibat penyakit hipertensi dan diperkirakan telah meninggal lebih dari 48 jam sebelum ditemukan.
“Tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal akibat sakit,” pungkas AKP Verry Purba. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan


