• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang
Dukung Program Siantar Cerdas, Disdik Pematangsiantar Benahi Fasilitas dan Tingkatkan Mutu Sekolah Negeri

Dukung Program Siantar Cerdas, Disdik Pematangsiantar Benahi Fasilitas dan Tingkatkan Mutu Sekolah Negeri

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
24 Juni 2026 | 22:32 WIB
Rubrik: Sudut Pandang
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan sarana-prasarana dan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah negeri. Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui program Siantar Cerdas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Syaiful Rizal, S.STP, mengatakan pihaknya berkomitmen mendorong sekolah negeri menjadi pilihan utama masyarakat sekaligus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Dinas Pendidikan terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai sektor pendidikan agar sekolah negeri semakin diminati masyarakat dan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurut Syaiful, minat masyarakat untuk menyekolahkan anak ke SMP Negeri di Kota Pematangsiantar masih tergolong tinggi, terutama karena biaya pendidikan yang gratis. Namun demikian, terdapat perbedaan jumlah pendaftar di sejumlah sekolah akibat faktor lokasi, akses transportasi, hingga persepsi masyarakat terhadap sekolah tertentu.

Ia menjelaskan, beberapa sekolah yang berada di wilayah pinggiran mengalami kekurangan siswa karena berkurangnya jumlah penduduk usia sekolah dan keterbatasan akses menuju sekolah.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan memperpanjang masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi sekolah yang belum memenuhi kuota. Selain itu, berbagai program rehabilitasi dan peningkatan fasilitas terus dilakukan guna meningkatkan daya tarik sekolah-sekolah tersebut.

Terkait fasilitas pembelajaran, Syaiful mengakui masih terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan peningkatan sarana laboratorium. Meski sebagian besar SMP Negeri telah memiliki laboratorium IPA, ketersediaan peralatan pendukung pembelajaran masih belum maksimal.

“Sebagian besar SMP sudah memiliki laboratorium. Namun untuk perlengkapannya memang masih terbatas karena biaya pengadaannya cukup besar, sementara penggunaan dana BOS untuk kebutuhan sarana juga memiliki keterbatasan,” jelasnya.

Sebagai langkah perbaikan, pada tahun ini Dinas Pendidikan memprioritaskan peningkatan sarana dan prasarana sekolah, termasuk pengadaan meubelair yang lebih layak bagi peserta didik.

“Kami ingin secara bertahap mewujudkan konsep satu siswa satu meja dan satu kursi agar proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan efektif. Ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah negeri,” katanya.

Selain laboratorium dan meubelair, kondisi toilet sekolah juga menjadi perhatian serius. Menurutnya, fasilitas sanitasi yang bersih dan nyaman merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung kenyamanan siswa.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Febri Pakpahan, menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah mendorong setiap SMP Negeri memiliki program unggulan yang mampu meningkatkan kualitas serta daya saing peserta didik.

Salah satu program yang sedang dikembangkan adalah pembentukan kelas unggulan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta penguatan kemampuan bahasa melalui program bilingual.

“Kami ingin setiap sekolah memiliki keunggulan masing-masing. Selain pembenahan fasilitas, peningkatan kualitas pembelajaran juga menjadi fokus utama agar sekolah negeri semakin kompetitif dan mampu mencetak siswa-siswa berprestasi,” ujar Febri.

Ia menambahkan, program pembelajaran tambahan berbasis STEM yang telah diterapkan di beberapa sekolah menunjukkan hasil positif. Sejumlah siswa yang mengikuti program tersebut mengalami peningkatan kemampuan akademik, termasuk dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Melalui berbagai langkah pembenahan itu, Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar optimistis program Siantar Cerdas dapat berjalan maksimal dan melahirkan generasi muda yang unggul, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, tenaga pendidik, sekolah, dan masyarakat, sekolah negeri di Kota Pematangsiantar diharapkan semakin berkualitas, nyaman, dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang bermutu.(SNC)

Laporan: Sabarudin Purba

  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto