SimadaNews.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Samosir menghadirkan Festival Kuliner dan Pameran UMKM sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-22 daerah tersebut.
Kegiatan yang dipusatkan di Waterfront City Pangururan ini menjadi ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor kuliner lokal.
Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk setelah meninjau langsung puluhan stan peserta.
Turut hadir jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, serta organisasi perempuan yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Sebanyak 25 stan dipadati beragam produk khas Samosir, mulai dari olahan pangan, kerajinan, hingga layanan publik.
Selain transaksi ekonomi, pengunjung juga mendapat akses pemeriksaan kesehatan, layanan administrasi kependudukan, serta pelayanan keluarga berencana secara gratis.
Daya tarik utama festival terlihat pada demonstrasi pengolahan makanan tradisional Batak seperti dalini horbo dan naniura.
Kedua kuliner ini dipromosikan sebagai upaya pelestarian warisan budaya yang telah didaftarkan sebagai kekayaan tak benda di Kementerian Kebudayaan.
Dalam sambutannya, Ariston menegaskan festival ini menjadi momentum membangun kepercayaan diri pelaku UMKM untuk menampilkan produknya ke publik.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan merek agar produk lokal mampu bersaing dan lebih dikenal luas.
“Pameran ini diharapkan membangkitkan semangat pelaku usaha. Layani pengunjung dengan ramah dan jaga kebersihan agar produk kita semakin diminati,” ujarnya.
Rangkaian perayaan Hari Jadi Samosir ke-22 juga diisi berbagai hiburan rakyat yang ditargetkan menjadi magnet wisatawan. Pemerintah daerah mengusung tema “Samosir sebagai Rumah Kita”, sekaligus mengajak masyarakat menebarkan narasi positif agar daerah tersebut semakin nyaman dikunjungi dan dicintai. (SNC)
Laporan: Benry Naibaho


