• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis

Jokowi-JK Janji Lapangan Kerja 10 Juta, Sekarang Sudah Terserap 8,7 Juta

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
23 Oktober 2018 | 16:07 WIB
Rubrik: Ekbis

SimadaNews.com-Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengemukakan, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah mengelola ekonomi makro dengan baik dan penuh kehati-hatian.

“Pertumbuhan ekonomi stabil di kisaran 5 persen dan terus meningkat di tengah ketidakpastian kondisi global. Tahun 2014 ekonomi tumbuh 5,02%, dan di Semester I/2018 ekonomi kita tumbuh cukup baik, 5,17 persen,” kata Moeldoko saat mengawali konferensi pers Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Membangun Manusia Indonesia Menuju Negara Maju, di Aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (23/10).

Angka pengangguran, lanjut Moeldoko, menurun dari 5,94 persen di 2014 menjadi 5,13 persen di Februari 2018, dibarengi dengan terbukanya kesempatan kerja.

Moeldoko menambahkan, dalam kesempatan memimpin 5 tahun, Presiden Jokowi menjanjikan untuk lapangan kerja terserap 10 juta. Hasilnya, sampai dengan saat ini sudah terserap 8,7 juta.

“Kita berharap sampai dengan akhir pemerintahan nanti akan bisa dipastikan 10 juta terlampaui,” kata Moeldoko optimistis.

Mengenai harga-harga, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan terkendali. Tingkat inflasi turun dari 8,3 persen di 2014 menjadi 2,88 persen di September 2018. Stabilitas harga ini, jelas Moeldoko, menjaga daya beli masyarakat dan memberi ruang gerak dunia usaha.

Adapun angka kemiskinan, menurut Moeldoko, untuk pertama kalinya berada pada level 1 digit, di 9,82 persen, turun jauh dibanding  tahun 2014 lalu, sebesar 10,96 persen.

Penurunan angka kemiskinan ini, lanjut Moeldoko, dibarengi penurunan ketimpangan pendapatan atau gini rasio dari 0,414 persen  pada tahun 2014 menjadi 0,389 persen pada Maret 2018.

Aman dan Terkendali

Mengenai sektor  fiskal dan moneter, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan telah dikelola dengan baik, sehingga kondisi keuangan negara dan moneter aman dan terkendali. Indikatornya, lanjut Moeldoko, defisit APBN terkontrol.

“Defisit terjaga di bawah 3 persen PDB (Product Domestic Bruto). Pada 2014 defisit minus 2,34 persen, sementara pada Agustus 2018 defisit minus 1,01 persen,” jelas Moeldoko.

Adapun defisit neraca transaksi berjalan, menurut Moeldoko, terus dijaga di bawah 3 persen PDB. Jika defisit transkasi berjalan pada 2014 tercatat sebesar 3,1 persen, pada semester I 2018 tercatat 2,6 persen.

Sedangkan cadangan devisa, menurut Kepala Staf Kepresidenan itu, cukup untuk membiaya impor dan pembayaran utang luar negeri selama 6,3 bulan atau 2x lipat di atas standar internasional.

“Utang pemerintah dikelola dengan baik, dialokasikan untuk peningkatan belanja produktif,” tegas Moeldoko seraya menambahkan, rasio utang terhadap PDB dijaga di bawah 30 persen, dan di bawah amanat undang-undang keuangan negara maksimum 60 persen PDB,” ujarnya. (rel/snc)

 

 

Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
Peristiwa

Kurir 1 Kilogram Sabu di Pematangsiantar Ternyata Residivis Empat Kali, Pernah Terlibat Pembakaran hingga Narkoba

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
Peristiwa

Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Toko Emas di Pasar Horas Siantar

3 Juni 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ungkap 32 Kasus Narkoba dan Amankan 53 Tersangka

3 Juni 2026 | 14:36 WIB
Ekbis

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ariston Tua Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

3 Juni 2026 | 10:27 WIB
Peristiwa

Pergi Ibadah, Guru SD Kehilangan Cincin Berlian dan Jam Tangan Rp7 Juta, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

3 Juni 2026 | 07:59 WIB
Peristiwa

Dugaan Kejanggalan SIP Perawat di RS Laras, Ketua PPNI Simalungun Angkat Bicara

2 Juni 2026 | 22:21 WIB
Peristiwa

Razia THM di Perdagangan, Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan Polres Simalungun

2 Juni 2026 | 11:48 WIB
Pesona

Rakernas P3BP di Pematangsiantar Bahas Pelestarian Rumah Bolon dan Penguatan Organisasi

2 Juni 2026 | 11:17 WIB
Peristiwa

Tak Menyangka Disambut Polisi, Kurir Sabu dari Medan Diciduk Saat Tiba di Siantar

1 Juni 2026 | 22:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber