• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomePesona

KLHK Ubah Pola Pengelolaan Taman Nasional untuk Ekowisata

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
7 April 2021 | 07:55 WIB
Rubrik: Pesona
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengubah pola pengelolaan taman nasional untuk mengembangkan ekowisata atau wisata alam.

Wakil Menteri LHK Alue Dohong menjelaskan pada awalnya pengelolaan Taman Nasional itu menerapkan pola fencing atau dipagari dan tak boleh dipergunakan untuk apapun. Seiring perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin menggemari berwisata alam, maka KLHK juga mulai membuka kawasan konservasi untuk wisatawan.

“Kami menginginkan di samping fungsi konservasi, ada pemanfaatan dalam arti jasa lingkungan, dan wisata alam,” tutur Wakil Menteri LIngkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK) Alue Dohong, Selasa (06/04/2021).

Wamen LHK mengatakan selama era pemulihan pandemi gaya hidup berwisata alam semakin digemari sebagian masyarakat, khususnya wisata alam di kawasan konservasi.

Kondisi ini dinilai berpotensi untuk semakin berkembang di berbagai daerah karena Indonesia memiliki banyak obyek daya tarik wisata alam.

“Memasuki hutan juga dapat melepas stress, dan penat. Dengan melihat keindahan alam, imun juga meningkat,” kata Wamen LHK.

Kendati demikian Wamen LHK mewanti wanti masalah sampah yang bisa ditimbulkan oleh masuknya banyak wisatawan. Selain merusak lingkungan, pengelolaan sampah yang tidak baik akan dapat menggangu keindahan dan daya tarik lokasi ekowisata.

Wamen LHK juga mengatakan ekowisata bisa menjadi penggerak green economy atau ekonomi hijau di Indonesia. Pengelolaan wisata alam, lanjut dia, juga membuka peluang kerja sehingga berkontribusi terhadap pendapatan masyarakat, daerah, dan negara. (***)

Peristiwa

Pengurus TP-PKK Simalungun Ikuti Bimtek PKK Provinsi Sumut

23 Juli 2026 | 10:50 WIB
Sudut Pandang

Komisi X DPR-RI Kunker ke Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih Dorong Sinergi untuk SDM Unggul

23 Juli 2026 | 07:28 WIB
Peristiwa

Jelang Sumut Rally 2026, Pemko dan Polres Siantar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas serta Sterilisasi Jalur

22 Juli 2026 | 22:47 WIB
Ekbis

Petani Samosir Terima Bantuan 5 Ton Bibit Kentang

22 Juli 2026 | 21:31 WIB
Kesehatan

Wamenkes RI Kunjungi Simalungun Tinjau Pelaksanaan Skrining TB dan Beri Bantuan X Ray Portabel

22 Juli 2026 | 19:52 WIB
Peristiwa

Kunker ke Haranggaol, Samrin Girsang Minta Galakkan Gerakan Pelestarian Lingkungan

22 Juli 2026 | 18:38 WIB
Peristiwa

Dua Rumah Terbakar di Gang Jambu Air Pematangsiantar

22 Juli 2026 | 17:13 WIB
Peristiwa

Ditemukan Tanpa Identitas, Jenazah Pria yang Ditemukan di Kebun Bridgestone Ternyata Robinson Harianja

22 Juli 2026 | 10:31 WIB
Peristiwa

Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Lurah Harus Mampu Deteksi Modus TPPO dan TPPM

22 Juli 2026 | 08:06 WIB
Sudut Pandang

Pematangsiantar Naik ke Peringkat 4 Kota Toleran Nasional, Wesly Ajak DMI Perkuat Sinergi

21 Juli 2026 | 22:20 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor