• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis
Mayoritas Pelaku Kripto RI Masih Merugi, OJK Beberkan Akar Masalah

Ilustrasi perdagangan bitcoin

Mayoritas Pelaku Kripto RI Masih Merugi, OJK Beberkan Akar Masalah

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
26 Februari 2026 | 13:26 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Industri aset kripto nasional menghadapi ironi. Di tengah lonjakan jumlah investor yang menembus puluhan juta akun, mayoritas pelaku usaha justru masih berjuang keluar dari tekanan finansial.

Data otoritas menunjukkan sekitar 72 persen pedagang aset kripto di Indonesia masih mencatatkan kerugian sepanjang 2025.

Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa pertumbuhan pengguna belum otomatis berbanding lurus dengan kesehatan bisnis pelaku industri.

Otoritas mencatat nilai transaksi kripto domestik sepanjang 2025 berada di kisaran Rp482,23 triliun, turun dari sekitar Rp650 triliun pada 2024.

Penurunan ini terjadi meski jumlah pengguna terus bertambah, menciptakan ketimpangan antara ekspansi investor dan aktivitas perdagangan di dalam negeri.

Situasi itu membuat banyak pedagang aset kripto kesulitan mencapai skala ekonomi yang cukup untuk menutup biaya operasional maupun kewajiban kepatuhan.

Dana Lari ke Bursa Global

Regulator menilai penyebab utama tekanan profitabilitas adalah dominasi transaksi investor Indonesia di platform global.

Akibatnya, likuiditas di dalam negeri belum terbentuk optimal dan volume perdagangan tersebar ke luar ekosistem nasional.

CEO Indodax, William Sutanto, menyebut investor cenderung mencari pasar dengan eksekusi lebih efisien, likuiditas besar, dan biaya lebih kompetitif.

Ia menegaskan bahwa meski basis pengguna besar, aktivitas perdagangan domestik belum maksimal karena arus transaksi masih mengalir ke pasar global.

Masalah lain muncul dari struktur industri yang dinilai belum seimbang. Jumlah bursa berizin relatif banyak dibandingkan volume transaksi yang tersedia, memicu persaingan likuiditas yang ketat di pasar yang ukurannya masih berkembang.

Di sisi lain, pelaku usaha tetap menanggung biaya operasional dan kepatuhan tinggi, sehingga tekanan terhadap margin keuntungan semakin besar.

Perbedaan perlakuan biaya antara bursa domestik dan luar negeri turut memperlemah daya saing.

Exchange lokal wajib menanggung pajak dan kewajiban regulasi, sementara platform asing dapat diakses investor Indonesia tanpa beban serupa, termasuk melalui VPN.

Keberadaan platform ilegal juga menjadi tantangan serius. Riset akademik memperkirakan aktivitas tersebut berpotensi menyebabkan kehilangan penerimaan negara hingga sekitar Rp1,1 triliun–Rp1,7 triliun per tahun.

Pelaku industri lain menyoroti faktor kepercayaan investor yang belum solid sebagai pemicu rendahnya volume transaksi di kanal domestik.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai dukungan kebijakan seperti efisiensi biaya atau insentif pajak dapat membantu memperkuat daya tahan pelaku usaha sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen.

Gambaran tersebut menegaskan bahwa industri kripto Indonesia masih berada pada tahap pengembangan.

Penguatan regulasi, pengawasan platform ilegal, hingga peningkatan literasi investor dinilai menjadi kunci agar ekosistem domestik mampu bersaing dan berkelanjutan. (SNC)

Peristiwa

Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Lurah Harus Mampu Deteksi Modus TPPO dan TPPM

22 Juli 2026 | 08:06 WIB
Sudut Pandang

Pematangsiantar Naik ke Peringkat 4 Kota Toleran Nasional, Wesly Ajak DMI Perkuat Sinergi

21 Juli 2026 | 22:20 WIB
Peristiwa

Polsek Balige Tangkap Dua Pencuri Sepedamotor

21 Juli 2026 | 19:12 WIB
Peristiwa

Bawa Sebelas Paket Sabu, Pria asal Sergai Ditangkap di Serbelawan

21 Juli 2026 | 13:39 WIB
Peristiwa

Miliki Sabu 3,18 Gram Sabu, Pria Bertato Ditangkap

21 Juli 2026 | 12:39 WIB
Peristiwa

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lokasi Berbeda, Polisi Kejar Pemasok dari Medan

20 Juli 2026 | 21:34 WIB
Kesehatan

Wesly Silalahi Sambut Audiensi Pengurus IDI Pematangsiantar-Simalungun, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

20 Juli 2026 | 19:02 WIB
Pesona

Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 | 05:22 WIB
Peristiwa

Pemko Pematangsiantar dan GKPS Gelar Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme bagi Tokoh Agama

19 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Tapak Tilas 500 Meter Warnai Pesta Patibal Batu Onjolan dan Pembangunan GKPS Huta Bayu

19 Juli 2026 | 20:28 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor