• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang

Menghargai dan tidak Menyia-nyiakan Impian di Masa Pandemi

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
5 Juli 2021 | 14:52 WIB
Rubrik: Sudut Pandang

Oleh | Devri Lasmaria Butar-butar

 

Impian atau harapan itu, ibarat cahaya di kegelapan. Menjaga impian adalah bentuk dari kekuatan. Sementara menyerah atau mematikan impian, adalah bentuk keputusasaan.

Menjadi cahaya di tengah kegelapan bukanlah hal yang mudah, sama halnya berimpian dan bercita-cita di tengah wabah pendemi ini.

Tetapi, setiap penyakit pasti ada obatnya, namun apakah begitu juga akan berlaku dengan penyakit yang disebut virus sekarang ini? Kapan obat itu akan ditemukan? Akankah kamu menikmati kembali suasana kelas dengan proses belajar mengajar? Akankah negeri ini diisi oleh anak-anak bangsa yang beretika dan bijaksana suatu saat nanti?

Di masa pandemi, banyak kasus kejahatan yang dilakukan anak-anak negeri, yang relaif masih berusia di bawah umur 17 tahun.

Banyak yang mengatakan apa yang telah terjadi seperti sekarang ini adalah bentuk teguran pada kita, khususnya anak-anak sekolah yang dahulu sering menyia-nyiakan waktu belajar dalam kelas dengan membolos dan lain-lainnya.

Apabila itu benar “mengapa semua kena teguran padahal tidak semua yang melakukan hal seperti itu?

Sungguh memprihatinkan, jika impian dan cita-cita yang tinggi namun bagai dibentengi sebuah beton masa pandemi.

Yang terjadi saat ini, anak-anak negeri yang ingin berkarya dan berkreasi sekreatif mungkin, namun dibatasi jaringan dan keterbatasan kemampuan ekonomi untuk memiliki teknologi.

Tetapi, situasi saat ini, di masa pandemi Covid-19, walau kebanyakan anak-anak berasal dari keluarga yang tidak mampu, diperhadapkan pada masalah kelengkapan fasilitas terealisasinya sistem dalam jaringan (daring) mau pun luar jaringan (luring), merupakan tantangan yang harus dicarikan solusinya.

Rasa bangga, orangtua masih mampu mengantar untuk mengecap bangku kuliah, adalah rasa syukur yang sangat besar. Semangat inilah, yang memacu untuk tidak tampil menjadi generasi “cengeng”, tetapi harus menguatkan obsesi menggapai cita-cita.

Di masa pandemi ini, semuanya sembari dibatasi dan membuat kita tidak bisa bergerak bebas berkreasi apalagi bagi anak negeri yang berada di wilayah yang sulit dijangkau jaringan telekomunikasi.

Anak-anak negeri ini selalu berharap dan pastinya berdoa masing-masing, agar pandemi ini berakhir, agar dapat berkarya dan berkreasi dengan ruang lingkup yang bebas tanpa dibatasi jaringan yang biasanya sulit didapat di perkampungan.

Tuhan terima kasih untuk pengalaman panjang yang berharga di masa pandemi ini dan berikan jalan agar semua cepat reda dan berlalu, agar semua anak negeri dapat menikmati kembali masa sekolah yang indah.

Sungguh pengalaman luar biasa yang Engkau berikan dengan masa pandemi Covid-19, yang mengajarkan kami arti menghargai dan tidak menyia-nyiakan impian dan kesempatan yang ada.

Hanya ini Impian dan Permohonan kami Tuhan Kiranya engkau kabulkan dan menunjukkan secepatnya titik terangnya Tuhan,,Aminn.

 

@Penulis, mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dan aktivis Kelompok Studi Pendidikan Merdeka (KSPM).

Peristiwa

Dua Pekan Tanpa Identitas, Jenazah Perempuan Misterius Akhirnya Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

4 Juni 2026 | 16:37 WIB
Peristiwa

Penjual Mie Goreng di Pematangsiantar Ditemukan Meninggal Tergantung di Dalam Rumah

4 Juni 2026 | 11:24 WIB
Peristiwa

Rismaida br Siahaan Ditemukan Meninggal di Kedainya! Ternyata Dirampok, Pelaku Ditangkap saat Sembunyi di Hotel Nadia Siantar

4 Juni 2026 | 10:08 WIB
Peristiwa

Tekan Risiko Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Pemko Tebing Tinggi Siapkan Langkah Konkret

4 Juni 2026 | 09:47 WIB
Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
Peristiwa

Kurir 1 Kilogram Sabu di Pematangsiantar Ternyata Residivis Empat Kali, Pernah Terlibat Pembakaran hingga Narkoba

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
Peristiwa

Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Toko Emas di Pasar Horas Siantar

3 Juni 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ungkap 32 Kasus Narkoba dan Amankan 53 Tersangka

3 Juni 2026 | 14:36 WIB
Ekbis

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ariston Tua Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

3 Juni 2026 | 10:27 WIB
Peristiwa

Pergi Ibadah, Guru SD Kehilangan Cincin Berlian dan Jam Tangan Rp7 Juta, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

3 Juni 2026 | 07:59 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber