• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang
Pdt. Sin’ear Purba, M.Th

Pdt. Sin’ear Purba, M.Th

Pandangan Gereja Dalam Menyikapi Agenda Politik Pemilu Tahun 2024

Oleh: Pdt. Sin’ear Purba, M.Th

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
16 Januari 2024 | 23:54 WIB
Rubrik: Sudut Pandang
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

KETERLIBATAN gereja dalam politik pastinya menimbulkan pro dan kontra. Banyak orang berpandangan bahwa politik itu kotor dan tidak baik, dikarenakan banyak pejabat politik melakukan yang korupsi, lupa pada janji dan melakukan politik dengan menghalalkan segala cara dan money politic, maka masyarakat berpikir bahwa politik itu kotor dan kalau bisa gereja jangan ikut campur dalam politik.

Pertanyaanya: Boleh kah gereja terlibat dalam politik? Kalau kita kaji pemahaman politik dari segi teologi dalam perspektif Alkitab. Kita terlebih dahulu mengerti apa itu politik, kata politik berasal dari kata Politeia (Yunani) yang berasal dari kata polis (kota) dan tence (cara, keterampilan, keahlian), yang diartikan cara atau suatu keahlian untuk menata kota agar kota tersebut dapat teratur dan masyarakat yang hidup di dalamnya.

Sehingga politik itu adalah langkah strategis untuk mencapai kekuasaan dan suatu aktifitas yang mendorong manusia untuk memiliki kuasa untuk memimpin, mengawasi, mengatur, menentukan kehendak (kebijakan) atau proses pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan orang banyak untuk kepentingan bersama.

Dalam Alkitab Istilah politik tidak dijumpai secara tertulis. Namun ada tersirat Umat Allah atau Gereja hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menata kehidupan bersama. Pada zaman Musa, kerajaan bangsa Israel adalah berbentuk sistem politik yang disebut dengan sistem Theokrasi, theos (Allah) dan kratos/kratein (kekuasaan/berkuasa).

Sistem kepemimpinan pemerintahannya dalam kehidupan sosial manusia yang bergantung sepenuhnya pada norma-norma hukum dari Allah secara langsung. Demikian juga dalam Perjanjian Baru yang selalu berpusat pada Yesus Kristus, Kerajaan Allah itu juga merupakan pemerintahan Allah yang bersifat menebus dimanifestasikan di dalam dunia kepada manusia, melalui karya Yesus Kristus.

Dia mengajarkan kepada pengikutnya supaya membayar pajak untuk menyokong keberlangsungan roda pemerintahan (Matius 22:21). Pesan ini mengajarkan pajak bukan income (pemasukan) yang memperkaya para pejabat negara, melainkan untuk keperluan rakyat dan untuk dana pembangunan kota atau negara. Maka prinsip politik dalam Alkitab adalah untuk menata kehidupan umat manusia dalam kehidupan bersama adalah ketaatan kepada Allah yang ditandai dengan berlakunya hukum-hukum Allah.

Kita harus menyadari bahwa politik merupakan suatu bidang kehidupan manusia pasti selalu berkenaan dengan politik, baik sebagai subjek yang berpolitik maupun sebagai objek yang digerakan oleh politik itu sendiri, keduanya pelaku politik. Maka pandangan gereja sangat dibutuhkan untuk menyikapi dan menjalankan agenda politik pemilu 2024 ini. Karena gereja tidak bisa terlepas dari dunia politik, sebab setiap aktivitas masyarakat baik dalam dunia pendidikan, agama, sosial, hukum dan sebagainya, dibutuhkan untuk berpartisipasi dalam untuk menata, mengedalikan, dan mengarahkan semua aspek kehidupan untuk kebaikan bersama.

Gereja juga dipahami sebagai komunitas iman kepada Yesus Kristus atau bisa disebut juga komunitas iman politis, menjadi garam dan terang dalam lingkungan politik. Untuk membina politisi dan masyarakat dengan memberitakan nilai-nilai etika Kristen (Mat.5:13-16; 1 Petrus 2:12). Sikap gereja harus berani tegas tolak money politic (suap, jual beli suara). (*)

Peristiwa

Jelang Sumut Rally 2026, Pemko dan Polres Siantar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas serta Sterilisasi Jalur

22 Juli 2026 | 22:47 WIB
Ekbis

Petani Samosir Terima Bantuan 5 Ton Bibit Kentang

22 Juli 2026 | 21:31 WIB
Kesehatan

Wamenkes RI Kunjungi Simalungun Tinjau Pelaksanaan Skrining TB dan Beri Bantuan X Ray Portabel

22 Juli 2026 | 19:52 WIB
Peristiwa

Kunker ke Haranggaol, Samrin Girsang Minta Galakkan Gerakan Pelestarian Lingkungan

22 Juli 2026 | 18:38 WIB
Peristiwa

Dua Rumah Terbakar di Gang Jambu Air Pematangsiantar

22 Juli 2026 | 17:13 WIB
Peristiwa

Ditemukan Tanpa Identitas, Jenazah Pria yang Ditemukan di Kebun Bridgestone Ternyata Robinson Harianja

22 Juli 2026 | 10:31 WIB
Peristiwa

Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Lurah Harus Mampu Deteksi Modus TPPO dan TPPM

22 Juli 2026 | 08:06 WIB
Sudut Pandang

Pematangsiantar Naik ke Peringkat 4 Kota Toleran Nasional, Wesly Ajak DMI Perkuat Sinergi

21 Juli 2026 | 22:20 WIB
Peristiwa

Polsek Balige Tangkap Dua Pencuri Sepedamotor

21 Juli 2026 | 19:12 WIB
Peristiwa

Bawa Sebelas Paket Sabu, Pria asal Sergai Ditangkap di Serbelawan

21 Juli 2026 | 13:39 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor