• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang

Soal KTP Ganda, Jangan Ada Pihak Bikin Gaduh Lebih Baik Buktikan sesuai Fakta Hukum

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
27 November 2018 | 21:39 WIB
Rubrik: Sudut Pandang
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi  Santri Indonesia (DPP-FOKSI) meminta, jangan ada pihak-pihak membuat gaduh mengarah meresahkan masyarakat menyikapi KTP ganda.

Ketua Umum DPP FOKSI, M Natsir Sahib, mengatakan, beberapa waktu lalu pihak Prabowo melalui Hidayat Nur Wahid, membuat pernyataan soal adanya KTP ganda. Dan pernyataan itu dinilai tidak memiliki data akurat sehingga terkesan hanya membuat kegaduhan.

“Soal KTP ganda itu kan belum bisa dibuktikan secara hukum. Jadi harusnya pihak yang mempersoalkan KTP ganda, belajar dari pengalaman sebelum membuat pernyataan. Jangan sampai menyebar hoax lagi,” saran Natsir.

M Natsir mengingatkan, Indonesia negara hukum yang sangat menjunjung tinggi keadilan. Sehingga, apabila menemukan permasalahan KTP ganda, harusnya membuat laporan kepada pihak terkait untuk dibuktikan secara hukum. Tetapi apabila tidak terbukti secara hukum soal KTP ganda tersebut, maka kepada orang yang membuat pernyataan hendaknya supaya bertobat dan kembali ke jalan yang benar.

M Natsir menambahkan, tokoh yang menyoroti masalah KTP ganda yang tidak dibuktikan dengan data akurat, hendaknya tabayun. Karena tabayun itu perintah agama.

“Jadi sebelum buat statmen, harusnya tabayun dulu  dan jangan lupa pada prinsip dasar beragama dalam kehidupan berbanggsa dan bernegara,” pungkasnya. (rel/snc)

Sudut Pandang

Pematangsiantar Naik ke Peringkat 4 Kota Toleran Nasional, Wesly Ajak DMI Perkuat Sinergi

21 Juli 2026 | 22:20 WIB
Peristiwa

Polsek Balige Tangkap Dua Pencuri Sepedamotor

21 Juli 2026 | 19:12 WIB
Peristiwa

Bawa Sebelas Paket Sabu, Pria asal Sergai Ditangkap di Serbelawan

21 Juli 2026 | 13:39 WIB
Peristiwa

Miliki Sabu 3,18 Gram Sabu, Pria Bertato Ditangkap

21 Juli 2026 | 12:39 WIB
Peristiwa

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lokasi Berbeda, Polisi Kejar Pemasok dari Medan

20 Juli 2026 | 21:34 WIB
Kesehatan

Wesly Silalahi Sambut Audiensi Pengurus IDI Pematangsiantar-Simalungun, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

20 Juli 2026 | 19:02 WIB
Pesona

Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 | 05:22 WIB
Peristiwa

Pemko Pematangsiantar dan GKPS Gelar Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme bagi Tokoh Agama

19 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Tapak Tilas 500 Meter Warnai Pesta Patibal Batu Onjolan dan Pembangunan GKPS Huta Bayu

19 Juli 2026 | 20:28 WIB
Peristiwa

Miliki 14,75 Gram Sabu, Dua Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Pematangsiantar

19 Juli 2026 | 19:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor