SimadaNews.com-Seiring dengan kebijakan penghematan APBN, anggaran Kementan pada 2015 sebesar Rp34 triliun. Kemudian dipangkas Rp12 triliun sejak 2016 sampai Tahun 2018. Tetapi dibalik itu pujian datang dari Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI, Roem Kono.
Anggota DPR Dapil Gorontalo itu menilai kebijakan pengelolaan anggaran di Kementerian Pertanian (Kementan) selama 4 tahun belakangan ini sangat baik dan telah berpihak kepada petani
“Anggaran Kementan ada penurunan hingga Rp12 triliun lebih, sehingga menjadi sekitar Rp21 sampai Rp22 triliun per tahunnya. Tapi melalui kebijakan yang tepat dan pemanfaatkan anggaran yang fokus untuk petani, dengan anggaran terbatas ini mampu menggenjot produksi dan juga ekspor,” kata Roem Kono.
Dia menjelaskan, kondisi ini tidak lepas dari berbagai terobosan Kementan mulai dari pembangunan infrastruktur pertanian besar-besaran seperti jaringan irigasi, mekanisasi pertanian, mencabut ratusan regulasi yang menghambat pertanian.
Di antaranya menghapus tender dengan e-katalog, membangun kawasan berdasarkan keunggulan komparatif secara komprehensif dari hulu-hilir, memangkas distribusi pangan, mengendalikan impor dan mendorong ekspor.
“Saya kira kebijakan Kementan sudah tepat dan memang semuanya diprioritaskan untuk petani. Jadi pengurangan anggaran ini sama sekali tidak mengurangi semangat dalam tata kelola sektor pertanian,” jelas Roem.
