• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis
Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi pada kegiatan uji coba wortel unggul di Berastagi, Karo, Kamis (17/1).

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi pada kegiatan uji coba wortel unggul di Berastagi, Karo, Kamis (17/1).

2018 Neraca Perdagangan Wortel Surplus dari Karo 100 ton per Hari Dikirim Sampai ke Papua

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
17 Januari 2019 | 13:33 WIB
Rubrik: Ekbis

SimadaNews.com-Wortel merupakan sayuran khas dataran tinggi yang kaya kandungan vitamin A dan bermanfaat bagi kesehatan mata. Kabupaten Karo, Sumatera Utara, merupakan salah satu sentra penghasil tanaman wortel kualitas terbaik di Indonesia

Alhasil, wortel yang diproduksi petani Kabupaten Karo merupakan salah satu produk berkualitas dan sehat. Tak heran, telah dijual di berbagai daerah di Indonesia bahkan menjadi produk unggulan di Singapura, Malaysia dan negara tetangga lainnya.

Berangkat dari ini, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan kualitas, perluasan pasar dan pendapatan petani dengan penggunaan benih unggul dan sarana pertanian modern. Bertujuan juga untuk meningkatkan ekspor sekaligus mengurangi bahkan menghentikan impor.

“Pelaku usaha bersama petani Berastagi saat ini tengah menanam benih wortel berproduksi tinggi. Kami hari ini melihat hasil uji coba benih wortel unggul produksinya 40 sampai 60 ton per hektar,” kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi pada kegiatan uji coba wortel unggul di Berastagi, Karo, Kamis (17/1).

Suwandi menjelaskan, produktivitas benih unggul tersebut memang sangat tinggi dan kualitasnya pun bagus. Sebab jika dibandingkan dengan wortel Varietas Gundaling dan varietas lokal lainnya, produksinya hanya 30 sampai 40 ton per hektar.

“Potensi pasar wortel sangat besar, baik dalam dan luar negeri. Dulu kita impor wortel sekitar 43 ribu ton pertahun, dari China 40 ton per minggu, juga dari Australia dan dari negara lainya,” jelasnya.

Kendati demikian, Suwandi menurkan, dahulu neraca perdangan wortel defisit, tapi di tahun 2018 justru dibalikkan menjadi surplus. Berdasarkan data BPS, Januari-November 2018 ekspor wortel sebesar 17 ton, sementara impor hanya 3 ton. Dengan demikian terjadi surplus perdagangan wortel.

“Dan patut kita banggakan, bahwa ekspor Januari-November 2018 naik 630 persen dibandingkan dari Januari-November 2017,” tegasnya.

Suwandi optimis, seiring dengan program peningkatan produksi dan mutu, diharapkan ekspor ke depan akan melonjak. Apalagi dengan pengembangan wortel benih jenis unggul kualitas ekspor, sehingga bisa diekspor ke China, Asia dan Timur Tengah.

“Selama ini petani hanya menanam wortel varietas lokal. Jadi, apabila pertanaman diperluas akan meningkatkan ekspor dan pendapatan petani,” ujarnya.

Adapun biaya wortel Break Event Point (BEP) Rp1.000 sampai Rp1.200 per Kg. Sedangkan harga jual di petani Rp3.000 per Kg dan produktivitas bersih mencapai 10 ton per hektar.

“Kalau gross sekitar 25-30 ton perhektar dan sisanya reject dijual lokal,” tukas Suwandi.

Mandala, petani Berastagi mengatakan dengan lahan 15 hektar yang ditanami wortel, pendapatanya Rp50 juta per bulan.

“Menanam wortel sangat menjanjikan, ya pendapatan sekitar Rp50 juta per bulan,” katanya.

Sementara itu Armis pemilik PT Pandiafarm di Berastagi mengatakan pasokan wortel sangat lancar. Karenya perusahaan sudah rutin memasok 100 ton per hari keluar daerah yakni Jawa hingga Papua.

“Setiap hari sebanyak 100 ton rutin kami pasok ke Jakarta, Surabaya, Bali sampai Manokwari, Papua Barat,” ujarnya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Karo, luas panen wortel seluas 1.024 hektar. Daerah penghasil wortel di Kabupaten Karo meliputi Kecamatan Simpang Empat, Naman Teran, Berastagi, Merdeka, Kabanjahe, Tiga Panah, Dolat Rayat, Merek dan Barus Jahe. (rel/snc)

Peristiwa

Wesly Silalahi Dapat Apresiasi BPKP atas Komitmen Cegah Korupsi di Pemko Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 17:07 WIB
Peristiwa

Dua Pekan Tanpa Identitas, Jenazah Perempuan Misterius Akhirnya Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

4 Juni 2026 | 16:37 WIB
Peristiwa

Penjual Mie Goreng di Pematangsiantar Ditemukan Meninggal Tergantung di Dalam Rumah

4 Juni 2026 | 11:24 WIB
Peristiwa

Rismaida br Siahaan Ditemukan Meninggal di Kedainya! Ternyata Dirampok, Pelaku Ditangkap saat Sembunyi di Hotel Nadia Siantar

4 Juni 2026 | 10:08 WIB
Peristiwa

Tekan Risiko Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Pemko Tebing Tinggi Siapkan Langkah Konkret

4 Juni 2026 | 09:47 WIB
Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
Peristiwa

Kurir 1 Kilogram Sabu di Pematangsiantar Ternyata Residivis Empat Kali, Pernah Terlibat Pembakaran hingga Narkoba

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
Peristiwa

Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Toko Emas di Pasar Horas Siantar

3 Juni 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ungkap 32 Kasus Narkoba dan Amankan 53 Tersangka

3 Juni 2026 | 14:36 WIB
Ekbis

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ariston Tua Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

3 Juni 2026 | 10:27 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber