• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang
Immanuel Hutapea dan relawan Al-JAMIN Nusantara di salah satu kegiatan.

Immanuel Hutapea dan relawan Al-JAMIN Nusantara di salah satu kegiatan.

Kritisi Harga Cabai Tanpa Data, Sandiaga Uno Dinilai Relawan Al Jamin Cawapres Gagal Paham

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
20 Januari 2019 | 19:03 WIB
Rubrik: Sudut Pandang
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Relawan AL JAMIN Nusantara atau Aliansi Jokowi Ma’ruf Amin Nusantara melalui Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan, AL-JAMIN, Immanuel Hutapea mengaku geram dengan tuduhan Calon Wakil Presiden (Wapres) Nomor Urut 02 Sandiaga Uno,  Sabtu (19/1) tentang harga cabai yang tidak stabil di pasaran.

Sandiaga mengungkit aksi petani cabai di Demak yang buang cabai ke jalan karena harganya Rp7.000 per kilogram sebagai kegagalan pemerintah.

“Sandiaga Uno sebagai Cawapres, tidak mengerti masalah yang sebenarnya. Dia gagal paham. Padahal harga sebagai secara nasional itu stabil dan pemerintah sudah menyelesaikan masalah petani cabai di Demak itu,”  tegas Immanuel di Jakarta, Minggu (20/1).

Immanuel pun menegaskan kegagalan pemahaman Sandia Uno juga yakni dengan menuduh adanya impor cabai yang menjadi penyebab melorotnya harga cabai petani. Padahal, jika bicara data BPS, sejak 2016 hingga sekarang tidak ada impor cabai segar.

“Kalau tidak percaya data ini, silahkan cek ke BPS. Dan kenyataanya, petani cabai Demak pun sudah mengakui, tuduhan impor cabai itu sebuah kekhilafan. Makanya petani minta maaf ke pemerintah,” ucapnya.

Selanjut kata Immanuel, menurunnya harga cabai petani Demak itu bukanlah karena impor. Akan tetapi karena keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan produksi sehingga pasokan cabai melimpah.

Lantas kenapa pemerintah tidak stabilkan harga? Ini disebabkan petani tersebut tidak mengikuti anjuran dan program pemerintah untuk masuk dalam keanggotaan petani champion cabai sehingga cabainya tidak dipasarkan ke Pasar Lelang.

“Jadi jangan pakai kacamata kuda. Bisa hancur negara ini, kalau calon pemimpinnya hanya bisanya asal bicara dan memprovokasi generasi mileneal dengan isu menyesatkan,” kata Immanuel penuh kesal.

Upaya Pemerintah

Immanuel menyebutkan pemerintah telah dengan sigap merespon aspirasi petani cabai di Demak dengan solusi nyata. Petani telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk bermitra dengan Toko Tani Indonesia dan PT Indofood CBP sebagai wujud pengamanan harga panen.

Selain itu petani juga sepakat untuk menjual hasil produksi ke pasar lelang.

“Pasar lelang ini bukan pasar tradisonal. Ini pasar online melibatkan petani mileneal. Jangan dianggap pasar becek. Dengan pasar lelang, konsumen bisa beli online dan tahu perkembangan harga cabai,” jelasnya.

“Jadi mengkritik boleh, tapi jangan mengada-ada. Mengurus negara ini gampang terutama pangan. Mengurus DKI aja tidak tuntas, apalagi mau urus negara yang kompleksitas masalahnya,” pintanya. (noe/snc)

Peristiwa

Pisah Sambut Dandim 0210/Tapanuli Utara, Bupati Samosir Harapkan Sinergi Forkopimda Semakin Solid

25 Juli 2026 | 00:08 WIB
Peristiwa

Budiman Silalahi jadi Kepala BPBD Simalungun Gantikan Resman Saragih

24 Juli 2026 | 23:27 WIB
Ekbis

Kolaborasi Pemko dan Dunia Usaha, Job Fair Pematangsiantar Sediakan 939 Lowongan Kerja

24 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Dibangun, 5 Km Ruas Jalan Gonting-Janji Samosir Berbiaya Rp27,85 Miliar

24 Juli 2026 | 19:42 WIB
Peristiwa

Wisuda 360 Peserta Sekolah Lansia Tangguh, Bupati Simalungun: “Semangat Belajar Tidak Pernah Dibatasi Oleh Usia”

24 Juli 2026 | 17:51 WIB
Peristiwa

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polres Simalungun Koordinasikan Rehab Taman Lalu Lintas TK Tunas Bangsa Bersama PTPN IV

24 Juli 2026 | 16:59 WIB
Peristiwa

Ditangkap, Pria Terduga Pengedar Sabu di Kotapinang

24 Juli 2026 | 15:16 WIB
Sudut Pandang

Audensi dengan Bupati Labusel, Cipayung Plus Labuhanbatu Raya Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan

24 Juli 2026 | 12:04 WIB
Peristiwa

Miliki Ganja, Sabu dan Ekstasi, Dua Pria Warga Simalungun Ditangkap di Siantar

24 Juli 2026 | 11:08 WIB
Peristiwa

Vanessa Pemain Film “Horas Amang” Jadi Korban KDRT, Tolak Berdamai dengan Suaminya

24 Juli 2026 | 10:18 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor