SimadaNews.com-Jurnalis Televisi dengan wilayah kerja enam Kabupaten di seputaran Kawasan Danau Toba sepakat membentuk Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Tapanuli Raya.
Organisasi Jurnalis ini akan menjadi wadah baru bagi para Jurnalis Televisi yang selama ini eksis melakukan tugas tugas jurnalistiknya di kawasan Danau Toba.
Andrey Simatupang, Kontributor MNC Media, mengaku sudah mendapat surat mandat dari Ikatan Jurnalis Televisi Sumatera Utara ber-No.010/IJTI-SU/INT/2018, perihal pembentukan Koordinator Daerah Ikatan Jurnalis Televisi di wilayah Kabupaten/Kota Sumatera Utara.
“Semalam kita bahas IJTI Tapanuli Raya, Mandat sebenarnya sudah lama kita terima, cuma baru semalam bisa kumpul semua khusus bahas Muskorda,” ujar Andrey, Kamis 15 Agustus 2019.
Dalam pembahasan itu, hadir para Jurnalis Televisi yang wilayah tugasnya meliputi Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat.
“Ada rekan kita Rudi Sinaga Kontributor Metro TV perwakilan dari Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat, Junjungan Marpaung Kontributor Evarina TV dan Luhut Panjaitan dari Kabupaten Samosir dan rekan-rekan jurnalis TV di Kabupaten Tobasa, Alex Siagian, Rifandi Lubis, Jerry Sibuea.” Kata Andrey
Dia melanjutkan, masih ada tiga rekan jurnalis TV yang belum bisa hadir, yakni, Tulus Sibuea Kontributor Metro TV, Harapan Manik dan Iwan Sitepu Kontributor I News.
“Meski tidak hadir, tapi perwakilan dari tiap-tiap Kabupaten sudah ada dan pada dasarnya mereka setuju,” ungkap Andrey.
Menindak lanjuti pertemuan ini, pihaknya akan menjadwalkan bertemu Pengurus IJTI Sumut dalam waktu dekat ini guna membicarakan hal-hal lebih letail lagi.
Hal senada dikatakan Junjungan Marpaung Wartawan Efarina TV di Samosir. Dia mengaku pentingnya pembentukan IJTI Tapanuli Raya.
“IJTI Tapanuli Raya ini penting kita kukuhkan segera. Bukan cuma soal meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan, tapi ini wadah kita bisa saling bersilahtuhrahmi serta merekatkan persaudaraan” pungkas Junjungan. (snc)
Editor:Hermanto Sipayung


