• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Presiden Jokowi Tinjau Food Estate di Kapuas

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
9 Juli 2020 | 21:38 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendampingi Presiden Joko Widodo saat meninjau langsung titik-titik lokasi lahan rawa pengembangan food estate atau  lumbung pangan dan saluran primer induk UPT A5, Kamis 9 Juli 2020, di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Turut hadir juga menteri yang mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Juga hadir Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin

Dalam peninjauan ini, Jokowi juga secara langsung juga mendapat penjelasan dari Mentan SYL dan Menteri PUPR Basuki terkait  lahan yang akan dikerjakan sebagai proyek pangan nasional itu.

Peninjauan sebagai langkah awal dalam proses pengembangan lahan rawa ini dilakukan pemerintah dalam mempercepat upaya untuk mengantisipasi Indonesia dari ancaman krisis pangan, seperti diperingatkan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Program pengembangan food estate seluas 165 ribu hektare (ha) akan melibatkan beberapa Kementerian mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian BUMN, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Desa PDTT.

Sebelumnya, Mentan SYL mengatakan optimalisasi pengembangan lahan rawa ini yang menjadi salah satu terobosan yang tengah fokus dilakukan untuk meningkatkan atau mengamankan ketersediaan beras dalam negeri sehingga kebutuhan dapat dipenuhi secara mandiri.

“Presiden Jokowi menginstruksikan kepada saya untuk mempersiapkan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi lumbung pangan. Dengan potensi lahan rawa yang kini dapat menjadi lahan pertanian produktif, kita yakin membangun lumbung pangan di Kalimantan Tengah ini,” kata Syahrul.

Proyek food estate kawasan aluvial pada lahan eks lahan gambut ini memiliki lahan potensial seluas 165 ribu hektare. Dari lahan potensial tersebut, seluas 85.500 hektare merupakan lahan fungsional yang sudah digunakan untuk berproduksi setiap tahunnya.

Sementara 79.500 hektare sisanya sudah berupa semak belukar sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing) saja, tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali dan peningkatan irigasi.

“Target nya proyek lumbung pangan ini dapat ditanami pada musim kedua, yakni mulai Oktober 2020 sampai Maret 2021,” ucapnya.

Pemerintah memprioritaskan agar dapat mengejar musim tanam tahun ini dengan tahap awal seluas 28.321 ha. 8.747 hektar di kawasan eks PLG dan 19.574 hektar di luar kawasan eks PLG. Terdiri dari 19.103 hektar lahan yang sudah memiliki irigasi yang baik sedangkan 9.218 hektar perlu perbaikan irigasi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono juga membenarkan  bahwa dari total luas 165 ribu hektare lahan yang akan digarap, Pemerintah memprioritaskan agar dapat mengejar musim tanam tahun ini untuk tahap awal.

Sementara itu sisanya, proyek lumbung pangan seluas total 165 ribu hektare tersebut ditargetkan diselesaikan penggarapannya pada tahun 2022 sehingga secara bertahap bisa dikerjakan. Khusus untuk peningkatan irigasi, dikerjakan secara bertahap mulai dari tahun 2020–2022 dengan rincian 2020 seluas 1.210 hektare senilai Rp73 miliar, pada 2021 seluas 33.335 hektare senilai Rp484,3 miliar, dan tahun 2022 seluas 22.655 senilai Rp497,2 miliar.

“Kami menyiapkan untuk musim tanam besok, Oktober-Maret. Jadi kami (PUPR) memperbaiki saluran irigasinya, beliau dari Kementan menyiapkan semuanya untuk bisa tanam Oktober-Maret,”pungkas Basuki.

Food Estate Picu Antusiasme Petani Kapuas

Pemerintah melakukan pencanangan pengembangan program food estate atau lumbung pangan seluas  165 hektar (ha) di lahan rawa Kalimantan Selatan.

Program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengantisipasi Indonesia dari ancaman krisis pangan, seperti yang diperingatkan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas merupakan salah satu titik lahan yang terpilih untuk  digunakan dalam pengembangan program food estate.

“Dengan adanya rencana pengembangan food estate ini, petani disini menjadi lebih semangat dalam bertani. Kami 100 persen sangat antusias dengan rencana pemerintah ini,” ujar Ketua Kelompok Tani Karya Mukti Desa Bentuk Jaya, Caswawi Ifrayogi (56), saat diwawancarai di Kabupaten Kapuas pada Kamis 9 Juli 2020.

Caswawi mengatakan bahwa bantuan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) sebenarnya sangat banyak dalam berbagai program. Namun kondisi alam menjadi kendala utama untuk petani berproduksi.

“Contohnya untuk musim tanam April- September (ASEP) 2020 menjadi mundur hingga saat ini karna mulai dari April hingga minggu lalu lahan banjir,” terangnya.

Menurutnya, lahan pertanian di desa tersebut sangat subur dan petani fokus berproduksi untuk menanam komoditas tanaman pangan dan hortikultura seperti padi dan cabe. Namun karna kondisi alam kini minat petani berkurang untuk bertani.

“Petani disini berharap program food estate ini menjadi penyemangat kami untuk mengembalikan minat petani lain kesawah. Semoga program pemerintah ini sukses ya,”tuturnya.

Selain itu, Pengembangan food estate yang sedang digarap oleh pemerintah ini merupakan food estate modern sehingga tidak hanya manual tetapi juga harus dengan skilled labour. Dengan  tenaga kerja yang terlatih karena bukan hanya menyangkut  produksi tetapi juga sampai ke pasca produksi.

Pengembangan lahan rawa menjadi lumbung pangan berada di kawasan aluvial pada lahan eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Provinsi Kalimantan Tengah. Proyek ini telah menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024. (snc)

Sumber: Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

Sudut Pandang

Resmi Dilantik! Nahkoda Baru GMNI Pematangsiantar Siap Kobarkan Gerakan Kerakyatan

2 Juli 2026 | 23:54 WIB
Peristiwa

KRNS Bersama Polsek Bandar Huluan Salurkan Bantuan untuk Janda Miskin, Dorong Perbaikan Rumah Layak Huni

2 Juli 2026 | 19:50 WIB
Sudut Pandang

Wesly Silalahi Dorong Sinergi Wujudkan Kota Tangguh dan Komitmen Pematangsiantar di Forum Rakernas APEKSI 2026

2 Juli 2026 | 19:14 WIB
Peristiwa

Hari Jadi ke-109 Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih Paparkan Capaian Pembangunan dan Serahkan Bantuan Pertanian

2 Juli 2026 | 14:19 WIB
Peristiwa

HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, Pemkab Samosir dan Polres Komitmen Jaga Keamanan dan Pariwisata

2 Juli 2026 | 13:49 WIB
Pesona

Ribuan Penonton Terpukau! Seniman Papua Selatan Meriahkan GeoFest Samosir, Kolaborasi Budaya Timur-Barat Indonesia Memukau Dunia

2 Juli 2026 | 12:22 WIB
Sudut Pandang

Puncak HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Tegaskan Komitmen Polri Hadir Melayani dan Melindungi Masyarakat

2 Juli 2026 | 11:58 WIB
Peristiwa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pematangsiantar Teguhkan Komitmen Hadir sebagai Pelindung dan Pelayan Masyarakat

1 Juli 2026 | 23:02 WIB
Sudut Pandang

Bupati Simalungun: Kolaborasi Solid Perkuat Stabilitas Daerah di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 | 19:34 WIB
Peristiwa

Bupati Darma Wijaya Dukung Rakerda I dan Family Gathering JMSI Sumut, Siap Hadiri Pelantikan JMSI Sergai-Tebing Tinggi

1 Juli 2026 | 17:38 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto