SimadaNews.com – Nuansa kekeluargaan terasa kental saat jajaran Polsek Bangun menunjukkan kepedulian terhadap anggotanya yang tengah sakit. Kapolsek Bangun AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., bersama Ketua Ranting Bhayangkari dan personel, menjenguk Aipda Indo R. Siahaan di Rumah Sakit Vita Insani, Senin (23/2/2026) sore.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB itu bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud solidaritas internal yang telah menjadi budaya di lingkungan Polsek Bangun.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Home Visit yang rutin dilakukan ketika ada personel mengalami gangguan kesehatan.
“Kapolsek Bangun bersama Ketua Ranting Bhayangkari dan staf menjenguk Aipda Indo R. Siahaan yang sedang dirawat. Ini bentuk kepedulian dan dukungan moril dari kesatuan,” ujar Verry saat dikonfirmasi Senin malam.
Menurutnya, tradisi menjenguk anggota sakit telah lama melekat sebagai budaya kebersamaan di Polsek Bangun. Kehadiran Bhayangkari juga memperkuat pesan bahwa perhatian tidak hanya datang dari institusi, tetapi dari keluarga besar Polri secara menyeluruh.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Bangun menyampaikan pesan yang menyentuh.
Ia menegaskan bahwa hubungan antaranggota di kesatuannya tidak berhenti pada tugas dan jabatan.
“Bagi kami, personel bukan sekadar rekan kerja, melainkan bagian dari keluarga besar yang harus saling menjaga,” kata Verry menirukan pernyataan Kapolsek.
Suasana kunjungan berlangsung hangat. Kapolsek dan rombongan berbincang dengan Aipda Indo R. Siahaan serta keluarganya, memberikan motivasi, doa, dan memastikan kondisi kesehatan anggota tersebut terus dipantau hingga pulih.
Pihak keluarga pun mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Dukungan moral dari pimpinan dan rekan kerja dinilai menjadi penyemangat penting dalam proses pemulihan.
Lebih jauh, Verry menyebut kegiatan ini sejalan dengan semangat transformasi Polri PRESISI, yang menekankan kerja cepat, cerdas, dan tuntas. Respons cepat menjenguk anggota sakit menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas serta menjaga semangat korps.
Ia berharap praktik kekeluargaan seperti yang diterapkan Polsek Bangun dapat menjadi contoh bagi jajaran lain di wilayah Polres Simalungun.
“Kunjungan ini membawa pesan kuat bahwa setiap anggota tidak pernah sendiri. Saat menghadapi kesulitan, ada keluarga besar Polri yang siap memberi dukungan,” pungkasnya. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan

