• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsPeristiwa
Soal Pupuk Subsidi Langka di Hutabayu Raja Pemkab Simalungun Bungkam, Ketua Koptan: Dinas Terkesan Tak Mau Tahu

Ilustrasi Pupuk Subsidi dan Kanto Dinas Pertanian Simalungun.

Pupuk Subsidi Hilang di Huta Bayu Raja, Petani Terancam Gagal Tanam Padi

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
24 Februari 2026 | 16:49 WIB
Rubrik: Peristiwa

SimadaNews.com–Upaya pemerintah mendorong ketahanan pangan melalui subsidi pupuk di Kabupaten Simalungun justru menghadapi kendala di lapangan.

Petani di Kecamatan Huta Bayu Raja mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi yang disebut sudah berlangsung sejak awal Tahun 2026.

Kebijakan penyediaan pupuk subsidi sendiri telah diatur melalui Keputusan Kepala Dinas Pertanian sebagai implementasi Pasal 19 ayat (2) Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 tentang pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 mengenai tata kelola pupuk bersubsidi.

Regulasi itu menekankan pentingnya pemupukan berimbang guna menjaga produktivitas pertanian dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Namun, kondisi di Kecamatan Huta Bayu Raja jauh dari harapan.

Ketua Kelompok Tani Martabe, Golang Harianja, mengungkapkan pupuk bersubsidi tidak tersedia di seluruh kios penyalur di wilayahnya sejak Januari.

“Sudah sekitar satu bulan lebih, dari Januari sampai Februari pupuk subsidi kosong di semua kios se-Kecamatan Huta Bayu Raja,” ujar Golang, Selasa (24/2/2026).

Padahal, berdasarkan data alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026, Kecamatan Huta Bayu Raja termasuk wilayah dengan jatah terbesar. Tercatat Urea mencapai 2.461,22 ton, NPK 2.477,33 ton, dan pupuk organik 275,60 ton.

Golang menuturkan, kelompok tani telah berupaya mencari tahu penyebab kelangkaan. Namun jawaban dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) maupun kios pengecer dinilai belum memberikan kepastian.

“Kami sudah tanya, tapi jawabannya sama, pupuk kosong di distributor. Kami juga tidak tahu kendalanya apa,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Simalungun, Jenri Saragih, menyatakan pihaknya telah menyurati produsen untuk meminta percepatan distribusi pupuk bersubsidi.

“Sudah kita surati produsen terkait permintaan pupuk subsidi,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Kelompok Tani Martabe menilai langkah itu belum cukup. Mereka berharap dinas terkait melakukan operasi pasar agar persoalan pupuk yang berlarut-larut segera teratasi.

“Seharusnya ada operasi pasar kalau kondisi seperti ini. Jangan hanya menyurati produsen,” tegas Golang.

Saat ditanya soal kemungkinan operasi pasar, Kepala Dinas Pertanian menyebut upaya tersebut telah dilakukan. Namun petani menilai dampaknya belum terasa di lapangan.

Akibat kelangkaan pupuk, petani memilih menunda musim tanam padi. Mereka khawatir produksi tidak optimal tanpa dukungan pupuk subsidi.

“Kalau pupuk tidak tersedia, kami tidak berani memulai tanam padi, khususnya di Kelurahan Huta Bayu,” kata Golang.

Petani berharap pemerintah daerah segera memastikan distribusi pupuk berjalan normal. Mereka menilai ketersediaan pupuk bersubsidi menjadi faktor krusial untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus menopang ketahanan pangan di wilayah Simalungun. (SNC)

Laporan: Pirhot Nababan

Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
Peristiwa

Kurir 1 Kilogram Sabu di Pematangsiantar Ternyata Residivis Empat Kali, Pernah Terlibat Pembakaran hingga Narkoba

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
Peristiwa

Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Toko Emas di Pasar Horas Siantar

3 Juni 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ungkap 32 Kasus Narkoba dan Amankan 53 Tersangka

3 Juni 2026 | 14:36 WIB
Ekbis

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ariston Tua Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

3 Juni 2026 | 10:27 WIB
Peristiwa

Pergi Ibadah, Guru SD Kehilangan Cincin Berlian dan Jam Tangan Rp7 Juta, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

3 Juni 2026 | 07:59 WIB
Peristiwa

Dugaan Kejanggalan SIP Perawat di RS Laras, Ketua PPNI Simalungun Angkat Bicara

2 Juni 2026 | 22:21 WIB
Peristiwa

Razia THM di Perdagangan, Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan Polres Simalungun

2 Juni 2026 | 11:48 WIB
Pesona

Rakernas P3BP di Pematangsiantar Bahas Pelestarian Rumah Bolon dan Penguatan Organisasi

2 Juni 2026 | 11:17 WIB
Peristiwa

Tak Menyangka Disambut Polisi, Kurir Sabu dari Medan Diciduk Saat Tiba di Siantar

1 Juni 2026 | 22:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber