• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsKesehatan
Kasus Bunuh Diri Anak Meningkat, Pemerintah Akhirnya Terbitkan SKB Kesehatan Jiwa

Ilustrasi SKB Kesehatan Jiwa Anak.

Kasus Bunuh Diri Anak Meningkat, Pemerintah Akhirnya Terbitkan SKB Kesehatan Jiwa

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
7 Maret 2026 | 19:18 WIB
Rubrik: Kesehatan

SimadaNews.com-Pemerintah bergerak cepat merespons meningkatnya kasus kesehatan mental pada anak di Indonesia.

Melalui kebijakan lintas sektor, sembilan kementerian dan lembaga negara resmi menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak sebagai langkah strategis untuk memperkuat pencegahan kasus anak yang mengakhiri hidup.

Penandatanganan kebijakan tersebut dilakukan di Jakarta pada Kamis (5/3/2026) lalu dan disaksikan langsung oMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama para pimpinan kementerian serta lembaga terkait.

Kebijakan ini lahir di tengah kekhawatiran pemerintah terhadap tren gangguan kesehatan mental pada anak yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Menko PMK Pratikno menegaskan persoalan kesehatan jiwa anak kini menjadi perhatian serius karena kompleksitas faktor penyebabnya.

“Tren kasus kesehatan jiwa ini terus meningkat pada anak. Anak bunuh diri mengalami peningkatan,” ujar Pratikno.

Ia menambahkan bahwa persoalan tersebut tidak bisa ditangani oleh satu kementerian saja karena faktor risikonya bersifat lintas sektor.

Data menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Berdasarkan catatan Kepolisian, jumlah kasus bunuh diri di Indonesia meningkat dari 604 kasus pada 2022 menjadi 1.498 kasus pada 2024.

Lonjakan ini menjadi salah satu dasar pemerintah mempercepat kebijakan terpadu untuk perlindungan kesehatan mental anak.

Tak hanya itu, Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 juga menemukan bahwa 62,19 persen anak yang mengalami masalah kesehatan jiwa ternyata juga pernah mengalami kekerasan dalam setahun terakhir.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat anak, terutama keluarga dan sekolah.

“Keinginan untuk bunuh diri banyak dipicu masalah di keluarga. Yang kedua adalah bullying, baik di sekolah maupun dari media sosial,” kata Budi.

Melalui SKB ini, pemerintah menyiapkan pendekatan terpadu mulai dari edukasi kesehatan mental, deteksi dini, penguatan peran keluarga dan sekolah, hingga layanan penanganan dan rehabilitasi bagi anak yang mengalami gangguan psikologis.

Selain itu, kerja sama lintas kementerian juga mencakup integrasi data, penguatan koordinasi antarinstansi, serta peningkatan literasi kesehatan mental di masyarakat agar risiko gangguan psikologis pada anak dapat dicegah sejak dini.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap sistem perlindungan kesehatan mental anak dapat terbentuk secara menyeluruh mulai dari rumah, sekolah, hingga ruang digital—sehingga generasi muda Indonesia mendapat lingkungan tumbuh yang lebih aman secara psikologis. (SNC)

Peristiwa

Rismaida br Siahaan Ditemukan Meninggal di Kedainya! Ternyata Dirampok, Pelaku Ditangkap saat Sembunyi di Hotel Nadia Siantar

4 Juni 2026 | 10:08 WIB
Peristiwa

Tekan Risiko Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Pemko Tebing Tinggi Siapkan Langkah Konkret

4 Juni 2026 | 09:47 WIB
Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
Peristiwa

Kurir 1 Kilogram Sabu di Pematangsiantar Ternyata Residivis Empat Kali, Pernah Terlibat Pembakaran hingga Narkoba

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
Peristiwa

Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Toko Emas di Pasar Horas Siantar

3 Juni 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ungkap 32 Kasus Narkoba dan Amankan 53 Tersangka

3 Juni 2026 | 14:36 WIB
Ekbis

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ariston Tua Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

3 Juni 2026 | 10:27 WIB
Peristiwa

Pergi Ibadah, Guru SD Kehilangan Cincin Berlian dan Jam Tangan Rp7 Juta, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

3 Juni 2026 | 07:59 WIB
Peristiwa

Dugaan Kejanggalan SIP Perawat di RS Laras, Ketua PPNI Simalungun Angkat Bicara

2 Juni 2026 | 22:21 WIB
Peristiwa

Razia THM di Perdagangan, Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan Polres Simalungun

2 Juni 2026 | 11:48 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber