• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis
Samosir Didorong jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko: Program Strategis Presiden Dorong Ekonomi Petani

Bupati dan Wakil Bupati Samosir Menyerahkan Bibit Bawang Putih kepada Petani.

Samosir Didorong jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko: Program Strategis Presiden Dorong Ekonomi Petani

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
11 April 2026 | 13:51 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com–Pemerintah Kabupaten Samosir mulai mengakselerasi langkah menuju pusat produksi bawang putih dengan menyalurkan bantuan bibit dan alat mesin pertanian dari APBN 2026 kepada kelompok tani, Jumat (10/4/2026).

Bantuan diserahkan langsung Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Samosir diproyeksikan sebagai salah satu daerah kunci dalam program swasembada bawang putih nasional—agenda strategis pemerintah pusat yang masuk dalam kerangka Asta Cita Presiden RI.

“Ini bukan program biasa. Ini perhatian langsung Presiden. Ketahanan pangan, khususnya bawang putih, menjadi prioritas nasional,” tegas Vandiko.

Ia mengungkapkan, tidak semua daerah memiliki kondisi geografis yang cocok untuk komoditas ini. Dari hasil kajian Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Samosir dinilai sebagai salah satu wilayah paling potensial di Sumatera Utara.

Bahkan, menurut Vandiko, dirinya mendapat tantangan langsung dari Menteri Pertanian untuk membuktikan kesiapan Samosir menjadi sentra produksi bawang putih.

“Saya ditanya, sanggup tidak? Saya jawab sanggup. Bahkan sebelum kembali dari Jakarta, bantuan sudah dikirim berupa traktor dan bibit 16 ton untuk 20 hektare,” ungkapnya.

Vandiko menekankan bahwa keberhasilan tahap awal ini akan menjadi penentu keberlanjutan program. Jika berhasil, Samosir berpeluang besar menjadi pusat produksi bawang putih di Sumatera Utara, bahkan skala nasional.

“Kalau berhasil, kita jadi sentra. Kalau gagal, peluang ini bisa dialihkan ke daerah lain,” ujarnya mengingatkan.

Untuk itu, pemerintah daerah memastikan adanya pendampingan intensif dari dinas terkait serta pengawasan langsung dari Kementerian Pertanian.

Dua Kelompok Tani Jadi Percontohan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Samosir, Tumiur Gultom menjelaskan, tahap awal program difokuskan pada dua kelompok tani di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo.

Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtana masing-masing mengelola lahan 10 hektare, dengan total bantuan bibit sekitar 16 ton.

“Selain bibit, kami juga menyalurkan dua unit traktor roda empat untuk mempercepat pengolahan lahan. Target produksi bisa mencapai 20 hingga 30 ton per hektare,” jelasnya.

Ia menambahkan, lokasi penanaman telah melalui kajian ketat, termasuk syarat ketinggian minimal 1.000 mdpl dan hamparan lahan yang memadai dalam satu kawasan.

Penanaman ditargetkan dimulai April dan rampung paling lambat minggu ketiga, dengan dukungan tenaga pendamping lapangan dari kementerian.

Petani Siap Jawab Tantangan

Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Hotber P. Turnip menyatakan kesiapan pihaknya dalam menyukseskan program tersebut.

“Ini kepercayaan sekaligus tantangan. Kami akan bekerja maksimal,” ujarnya.

Optimisme serupa disampaikan Ketua Kelompok Tani Lamtana, Feriadi Sitio yang menilai program ini sebagai peluang besar meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar berdampak langsung pada ekonomi petani,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, kelompok tani turut menyerahkan hasil pertanian berupa kopi luwak khas Desa Maduma kepada Bupati dan Wakil Bupati.

Dengan dukungan penuh APBN dan pendampingan pemerintah pusat, langkah Samosir menuju sentra bawang putih nasional kini memasuki fase pembuktian. (SNC)

Laporan: Benri Naibaho

Peristiwa

Bawa Sebelas Paket Sabu, Pria asal Sergai Ditangkap di Serbelawan

21 Juli 2026 | 13:39 WIB
Peristiwa

Miliki Sabu 3,18 Gram Sabu, Pria Bertato Ditangkap

21 Juli 2026 | 12:39 WIB
Peristiwa

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lokasi Berbeda, Polisi Kejar Pemasok dari Medan

20 Juli 2026 | 21:34 WIB
Kesehatan

Wesly Silalahi Sambut Audiensi Pengurus IDI Pematangsiantar-Simalungun, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

20 Juli 2026 | 19:02 WIB
Pesona

Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 | 05:22 WIB
Peristiwa

Pemko Pematangsiantar dan GKPS Gelar Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme bagi Tokoh Agama

19 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Tapak Tilas 500 Meter Warnai Pesta Patibal Batu Onjolan dan Pembangunan GKPS Huta Bayu

19 Juli 2026 | 20:28 WIB
Peristiwa

Miliki 14,75 Gram Sabu, Dua Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Pematangsiantar

19 Juli 2026 | 19:53 WIB
Peristiwa

Kasus Dugaan Pencabulan Anak Mandek Sejak 2025, PERMAHI Surati Kapolri dan Kapolda Sumut

19 Juli 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Perempuan Ditemukan Meninggal di Areal Perladangan Coklat Dusun Hinalang Jorlang Hataran

19 Juli 2026 | 11:25 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor