SimadaNews.com – Universitas Simalungun (USI) kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pilar pendidikan tinggi di Sumatera Utara dengan mewisuda 663 lulusan program sarjana dan magister dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Auditorium Radjamin Poerba, Kamis (18/6/2026).
Prosesi Wisuda Gelombang I Tahun 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi ratusan lulusan yang telah menuntaskan perjalanan akademiknya sekaligus menandai lahirnya sumber daya manusia baru yang diharapkan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Rektor USI, Prof. Sarintan Damanik, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan pengakuan resmi atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu.
“Acara wisuda ini merupakan peristiwa akademik terakhir yang Saudara ikuti dalam menempuh suatu jenjang pendidikan di perguruan tinggi. Wisuda merupakan wujud peresmian bahwa Saudara telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu,” ujar Sarintan dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama pembangunan bangsa.
Menurutnya, sistem pendidikan yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia yang tangguh dan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
“Pendidikan yang kokoh akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan menjadi modal kuat bagi pembangunan bangsa ini,” katanya.
Pada wisuda kali ini, USI meluluskan mahasiswa dari lima fakultas dan satu sekolah pascasarjana.
Fakultas Ekonomi menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 168 orang, disusul Fakultas Hukum 147 orang, Fakultas Pertanian 122 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 115 orang, Fakultas Teknik 58 orang, serta Sekolah Pascasarjana sebanyak 53 lulusan.
USI juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi terbaik dari masing-masing fakultas dan program pascasarjana.
Mereka adalah Nofianti Garingging, Daniel Panjaitan, Perwani Anggun Sari, Rameysi Andalina Malau, Benni Limro Damanik, serta Tugono.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Syaiful Rizal, yang hadir mewakili Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi USI dalam mencetak generasi unggul dan berkualitas.
Menurutnya, keberadaan USI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kota Pematangsiantar dan wilayah sekitarnya.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Simalungun yang selama ini telah berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas,” ujarnya.
Kepada para wisudawan dan wisudawati, Syaiful berpesan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal.
Ia meminta para lulusan terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang berlangsung sangat cepat.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kepedulian sosial, dan semangat untuk membangun daerah,” katanya menyampaikan pesan wali kota.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pematangsiantar membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi kalangan akademisi dan generasi muda untuk bersama-sama mewujudkan kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara menyampaikan bahwa seluruh calon wisudawan telah melalui proses validasi akademik dan administrasi.
“Kami sudah memvalidasi 663 calon wisudawan dan keseluruhan dinyatakan valid,” ujarnya.
Perwakilan LLDIKTI juga mendorong para lulusan untuk membangun rasa percaya diri serta terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.
Dengan pelepaskan 663 lulusan pada pertengahan tahun 2026 ini, Universitas Simalungun kembali memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten mencetak sumber daya manusia berkualitas guna menjawab kebutuhan pembangunan di era yang semakin kompetitif. (SNC)
Laporan: Romanis Sipayung


