Oleh | Ade Mulyana
Mereka ini bikin gaduh dengan target harus terjadi kekacauan besar yang masif di Indonesia. Dengan dalih agama, kebencian-pun mereka sebar secara terstruktur, sistematis dan masif agar terjadi instabilitas persatuan dan keamanan nasional.
Pemerintah dan lembaga-lembaga eksekutif maupun yudikatif mereka bilang thogut. Bahkan sesama muslim dicap kafir oleh mereka. Ini sungguh sangat jahat.
Kelompok ini pernah merasakan manisnya “gula-gula” sebelum Jokowi berkuasa. Mereka digunakan untuk memenangkan rejim sebelumnya. Kenyang dan nyaman menyantap manisnya “gula-gula” sembari teriak ganti Pancasila, tegakkan khilafah.
Padahal, mereka sendiri telah menikmati rasa nyaman dan kenyang di negara PANCASILA yang telah mampu menjaga kemajemukan agama, suku dan budaya hingga saat ini. Siapakah mereka ini ?
ANGGOTA KETIGA KONSPIRASI JAHAT
Di era Rezim Cikeas, kelompok ini dibiarkan tumbuh berkembang subur dan masif, karena sekali lagi, mereka memang digunakan untuk memenangkan SBY sebagai Presiden.
Pemerintahan Jokowi harus sigap mengusut motor penggerak dan pendana dari gerakan jahat ini, agar kerusakan yang lebih luas dapat dicegah, dan gerakannya semakin melemah bahkan menuju punah.
Seperti yang telah dikatakan oleh Dr. Asvi Marwan Adam, Peneliti Senior LIPI bidang Sejarah, pada bulan Juni 2017, bahwa mereka ini adalah anggota ketiga dari Konspirasi 4 Kubu JahaD.
Konspirasi Jahat yang terdiri dari, yaitu pertama para Politikus Busuk, yang kedua Pengusaha Hitam, yang ketiga gerombolan Kaum Radikal Agama Trans-Nasional, serta yang keempat Operator Prefesional.
Operator Profesional yang dimaksud disini adalah negara-negara penjajah dunia atau Neo-kolonialisme dab imperislisme, atau NEKOLIM, serta proksinya yaitu para para Kapitalis Liberal Dunia dengan berbagai Korporat Kapitalis Global-nya yang dimilikinya.
Sejak Presiden Jokowi berkuasa pada tanggal 20 Oktober 2014 lalu, perlahan namun pasti “gula-gula” yang selama ini mereka nikmati semakin nyaris musnah.
Mereka terjepit dan ngamuk berteriak bising dan gaduh. Akhirnya mereka-pun menghalalkan segala cara yang bertujuan agar negara harus rusuh dan keos. Pokoknya Persatuan harus sesegera mungkin dirusak. Jahat.
SONTOLOYO
Mereka inilah anggota atau kubu ketiga atau anggota nomor tiga dari Konspirasi jahat yang bertopengkan keindahan Islam, tapi justru sangat merusak persatuan dan keamanan bangsa dan negara demi semata-mata menumbangkan atau mengkudeta Presiden Jokowi yang telah terpilih kembali pada Pilpres 2019 lalu.
Bahkan rival berat Jokowi sendiri dan yang sebelumnya jadi andalan mereka, yaitu Prabowo Subianto-pun telah bergabung bersatu dengan Jokowi sejak di kabinet yang pertama.
Maka sejak itu sesungguhnya mereka telah kehilangan sosok andalan yang kuat secara politik. Yang terjadi bukannya Jokowi tumbang atau semakin lemah secara politik, tapi malah semakin kuat dan kokoh serta semakin dicintai oleh rakyat.
Seandainya Bung Karno masih hidup, mungkin beliau pasti berseru: SONTOLOYO!!
@Penulis, Wakil Ketua Umum Dulur Ganjar Pranowo (DGP)