• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomePesona
Air Jernih dan Hening yang Memeluk, Bah Simarudanudan Pesona Rahasia di Raya Kahean Simalungun

Salah seorang pengunjung berfose dengan latar belakang Bah Simarudanudan di Nagori Sambosar Raya, Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun.

Air Jernih dan Hening yang Memeluk, Bah Simarudanudan Pesona Rahasia di Raya Kahean Simalungun

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
21 Februari 2026 | 11:16 WIB
Rubrik: Pesona
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – Di balik perbukitan hijau Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Kabupaten Simalungun, tersembunyi aliran sungai jernih yang perlahan mulai mencuri perhatian para pencinta alam.

Namanya Bah Simarudanudan, sebuah destinasi sederhana namun sarat pesona yang berada di Dusun 5 Bah Guru, Nagori Sambosar Raya.

Tempat ini belum ramai seperti objek wisata populer lainnya. Justru kesunyian itulah yang membuat Bah Simarudanudan terasa istimewa seolah menjadi ruang jeda bagi siapa pun yang ingin menenangkan diri dari hiruk-pikuk kota.

Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disambut gemericik air sungai yang mengalir di antara bebatuan alami.

Airnya tampak bening, memantulkan cahaya matahari yang menembus sela pepohonan rindang di sekitarnya.

Udara sejuk khas perbukitan Raya Kahean membuat suasana terasa damai.

Beberapa bagian sungai membentuk kolam-kolam kecil dangkal, tempat anak-anak bermain air atau keluarga sekadar berendam sambil bercengkerama.

Bagi pecinta fotografi, perpaduan air, batu, dan rimbunnya pepohonan menghadirkan latar alami yang memikat.

Keunikan Bah Simarudanudan bukan hanya pada lanskapnya, tetapi juga nuansa pedesaan yang masih kental. Aktivitas masyarakat sekitar yang tetap menjaga kebersihan sungai menciptakan harmoni antara manusia dan alam.

Tak heran jika banyak pengunjung menyebut lokasi ini sebagai hidden gem di Raya Kahean destinasi sederhana yang menawarkan ketenangan, jauh dari keramaian wisata massal.

Perjalanan menuju lokasi biasanya ditempuh dari Pematangsiantar dengan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Rute darat membawa wisatawan melintasi perbukitan Simalungun hingga tiba di Nagori Sambosar Raya.

Kendaraan roda dua dan roda empat dapat mencapai area desa. Namun dari titik parkir, pengunjung masih harus berjalan kaki beberapa menit menyusuri jalan setapak menuju aliran sungai sebuah perjalanan singkat yang justru menambah sensasi petualangan.

Di balik keindahannya, Bah Simarudanudan masih menghadapi sejumlah keterbatasan. Fasilitas dasar seperti toilet, tempat sampah, dan area parkir belum memadai.

Penunjuk arah menuju lokasi juga masih minim, sementara beberapa ruas jalan berbatu membutuhkan perhatian serius.

Kondisi tersebut membuat destinasi ini belum dikenal luas, meski potensinya besar.

Pangulu Sambosar Raya, Frihanda Sinaga, menyampaikan harapan agar pemerintah melalui dinas pariwisata dapat membantu pengembangan Bah Simarudanudan, terutama perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi.

Menurutnya, keindahan alam di kawasan itu tidak kalah dengan destinasi luar negeri, hanya saja masih membutuhkan sentuhan fasilitas dan promosi yang tepat.

Ia juga mengingatkan wisatawan untuk ikut menjaga kelestarian alam.

“Mari kita jaga keasrian lokasi ini, tidak membuang sampah sembarangan, serta tetap menghormati adat dan budaya setempat,” pesannya.

Dengan pengelolaan yang tepat, Bah Simarudanudan berpeluang berkembang sebagai destinasi ekowisata baru di Simalungun.

Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dinilai menjadi kunci agar pengembangan wisata tetap berjalan tanpa merusak keaslian alamnya.

Di tengah tren wisata alam yang semakin diminati, Bah Simarudanudan hadir sebagai pengingat bahwa keindahan tak selalu harus megah. Kadang, ia hanya berupa aliran air jernih di desa sunyi yang menunggu untuk ditemukan, dinikmati, dan dijaga bersama. (SNC)

Laporan: Jenro Purba

Sudut Pandang

Pematangsiantar Naik ke Peringkat 4 Kota Toleran Nasional, Wesly Ajak DMI Perkuat Sinergi

21 Juli 2026 | 22:20 WIB
Peristiwa

Polsek Balige Tangkap Dua Pencuri Sepedamotor

21 Juli 2026 | 19:12 WIB
Peristiwa

Bawa Sebelas Paket Sabu, Pria asal Sergai Ditangkap di Serbelawan

21 Juli 2026 | 13:39 WIB
Peristiwa

Miliki Sabu 3,18 Gram Sabu, Pria Bertato Ditangkap

21 Juli 2026 | 12:39 WIB
Peristiwa

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lokasi Berbeda, Polisi Kejar Pemasok dari Medan

20 Juli 2026 | 21:34 WIB
Kesehatan

Wesly Silalahi Sambut Audiensi Pengurus IDI Pematangsiantar-Simalungun, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

20 Juli 2026 | 19:02 WIB
Pesona

Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 | 05:22 WIB
Peristiwa

Pemko Pematangsiantar dan GKPS Gelar Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme bagi Tokoh Agama

19 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Tapak Tilas 500 Meter Warnai Pesta Patibal Batu Onjolan dan Pembangunan GKPS Huta Bayu

19 Juli 2026 | 20:28 WIB
Peristiwa

Miliki 14,75 Gram Sabu, Dua Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Pematangsiantar

19 Juli 2026 | 19:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor