SimadaNews.com– Kecamatan Bandar Huluan ditetapkan sebagai salah satu lokasi percontohan pelaksanaan program PKK di Kabupaten Simalungun.
Penetapan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang digelar Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun di Kantor Camat Bandar Huluan, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan pembinaan dan pendampingan pelaksanaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test itu menyasar Wanita Usia Subur (WUS) sebagai upaya memperkuat deteksi dini kesehatan reproduksi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Camat Bandar Huluan, Akbar Putra Siregar, mengatakan pihaknya menyambut baik kehadiran tim pembina dari tingkat kabupaten. Menurutnya, terpilihnya Bandar Huluan sebagai lokasi percontohan sekaligus wakil Kabupaten Simalungun dalam perlombaan tingkat Provinsi Sumatera Utara menjadi motivasi bagi seluruh kader Posyandu untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kesempatan ini menjadi motivasi besar bagi kami dan seluruh kader Posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami siap menerima arahan dan bimbingan demi mewujudkan nagori percontohan yang semakin baik,” ujar Akbar.
Ia menegaskan keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan penuh dari para pangulu, perangkat nagori, serta kader Posyandu. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menghadapi penilaian tingkat provinsi sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Akbar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai memberikan dampak positif terhadap aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi warga.
Ia berharap pembangunan ruas jalan dari Simpang Mangga menuju kawasan Tugu Sujono dapat segera dilanjutkan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Bandar Huluan, Ny. Retno Akbar Putra Siregar, melaporkan capaian pelaksanaan IVA Test terus menunjukkan peningkatan.
Pada April 2026, dari target 1.752 wanita, realisasi pelayanan mencapai 26,6 persen. Sedangkan hingga akhir Mei 2026, capaian meningkat menjadi 62 persen atau 851 orang dari target 1.372 wanita usia 30 hingga 49 tahun.
Koordinator Pokja IV TP PKK Kabupaten Simalungun, Herlina Purba, menjelaskan sejumlah indikator yang menjadi fokus penilaian tim provinsi. Selain kualitas pelayanan yang ramah dan humanis, aspek administrasi, dukungan anggaran, keterlibatan lintas sektor, data kesehatan, program gizi, sanitasi, ketersediaan air bersih, serta fasilitas Posyandu menjadi komponen penting dalam penilaian.
Menurutnya, cakupan pelayanan bagi Wanita Usia Subur juga menjadi perhatian utama dengan target minimal 75 persen.
“Angka ini harus dapat kita penuhi dan bahkan kita lampaui, sehingga dukungan dari seluruh pihak sangat dibutuhkan,” tegas Herlina.
Mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Staf Ahli TP PKK Kabupaten, Ny. Yulince Florida Sembiring, menyampaikan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat layanan yang mencakup enam siklus kehidupan.
Tidak lagi hanya melayani ibu hamil dan balita, Posyandu kini menjangkau bayi, anak usia sekolah, usia produktif hingga lanjut usia.
Ia juga mengingatkan pentingnya pembaruan data pada setiap dasawisma agar seluruh warga dapat terlayani secara optimal.
“Semangat para kader adalah cerminan kemajuan Simalungun di masa depan. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya yang tulus. Mari kita dukung bersama agar daerah ini semakin maju dan sejahtera,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan pembinaan lanjutan dan penyerahan bantuan alat kesehatan kepada sejumlah nagori di Kecamatan Bandar Huluan sebagai upaya memperkuat pelayanan Posyandu serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (SNC)


