• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang

Kebijakan Pertanian Berkontribusi Terhadap Kinerja Ekonomi Makro

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
15 Agustus 2019 | 00:22 WIB
Rubrik: Sudut Pandang

SimadaNews.com-Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menilai program Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil memacu pertumbuhan ekonomi.

Termasuk pertumbuhan ekonomi di daerah lewat belanja alat mesin pertanian (alsintan) dan input produksi.

Hasil riset Kementerian PPN/Bappenas menyebutkan setiap peningkatan satu persen belanja alsintan mendorong 0,33 persen peningkatan subsektor pertanian, peternakan, perburuhan dan jasa pertanian di daerah.

Beberapa waktu lalu, Kepala Kementerian PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Kementan sudah melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut seperti pencetakan lahan baru, penambahan lahan pertanian produktif, peningkatan produksi produk pertanian dan pemanfaatan mekanisasi.

Tentang hal ini, Pengamat Ekonomi Politik Pertanian Universitas Trilogi sekaligus pembinan Indonesia Food Watch (IFW), Muhamad Karim menilai secara kacamata ekonomi politik, kebijakan pembangunan pertanian selamat empat tahun lebih era Pemerintahan Jokowi-JK mampu berkontribusi dalam mendorong kinerja positif ekonomi makro.

Melansir data BPS, pertama, berhasil menekan inflasi menjadi 1,26 persen.

“Kedua, Nilai Tukar Petani dan Nilai Usaha Tingkat Petani yang mengukur daya beli petani naik menjadi 0,42 persen dan 5,45 persen di tahun yang sama,” ujarnya Karim di Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019.

“Hingga saat ini NTP dan NTUP ini masih digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani. Artianya dengan data ini, kebijakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman patut kita akui berhasil menyentuh mengurai akar masalahnya,” pinta pria jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Ketiga, kata Karim, kebijakan pangan Menteri Pertanian, Amran dalam mengungkit ekspor pun berbuah manis. Akumulasi nilai ekspor sejak 2015 hingga 2018 mencapai Rp1.764 triliun atau terjadi peningkatan sebesar 29,7 persen.

Keempat, BPS pun mencatat, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan investasi di sektor pertanian melejit. Jika pada 2013 PDB pertanian masih di angka Rp994,8 triliun, 2014 menjadi Rp1.089,6 triliun, 2015 sebesar Rp1.184 triliun, 2016 ssbesar Rp1.267 triliun, 2017 sebesar Rp1.344,7 triliun dan pada 2018 naik menjadi Rp1.463,9 triliun.

“Di sisi sisi nilai investasi pertanian juga mengalami peningkatan. Jika diakumulasikan nilai investasi pertanian sejak 2013-2018 mencapai Rp 241 triliun atau meningkat sekitar 110,2 persen. Ini bukan angka yang sedikit dalam mendongkak nilai investasi,” beber Karim.

Lebih lanjut Karim menuturkan kinerja kebijakan pertanian pun berhasil menurunkan tingkat kemiskinan pedesaan menjadi 13,2 persen di 2018. Hal ini sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan, salah satunya mengurangi kemiskinan dan kelaparan.

“Faktanya memang selama era Jokowi-JK, nyari tidak ada kasus tentang kelaparan yang melanda masyarakat seperti kasus yang makan nasi aking. Kita malah ekspor beberapa komoditas pangan strategis,” tegasnya.

Karim menekankan dari rentetan capaian di atas, kebijakan dan terobosan pembangunan pertanian selama yang dinamis dan luar biasa tersebut tentunya tidak sia-sia dalam kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Indikator keberhasilannya secara ekonomi makro sangat jelas dan terukur.

“Karena itu, saya berharap agar pembangunan pertanian ke depan dapat berkelanjutan dalam periode berikutnya, untuk kemajuan yang lebih baik lagi, minimal dinakhodai oleh pemimpin seperti saat ini. Tidak hanya sekedar teori, tapi hasil nyatanya jelas memberikan kemaslahatan seluruh umat,” pungkasnya. (snc)

Sumber:Humas Kementan

Editor:Hermanto Sipayung

Peristiwa

URC Jatanras Polres Simalungun Ringkus 3 Pelaku Curanmor, Mobil Avanza Pengantar Kabur Turut Disita

5 Juni 2026 | 08:05 WIB
Peristiwa

Diduga Terlibat Alihkan Truk Jaminan Fidusia, Oknum TNI Digugat Perusahaan Leasing

4 Juni 2026 | 23:40 WIB
Peristiwa

Lima Pemilik Sabu dan Ganja Ditangkap, Polisi Sita 139 Paket Narkoba di Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 23:06 WIB
Peristiwa

Diduga Sebarkan Video Asusila Mantan Pacar, Dua Warga Bintangbayu Dilaporkan ke Polres Sergai

4 Juni 2026 | 20:21 WIB
Sudut Pandang

Hadiri Pelantikan Panitia GAMKI, Wesly Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kepemimpinan Pemuda

4 Juni 2026 | 19:53 WIB
Peristiwa

Kejari Simalungun Perkuat Pengawasan Dana Desa Melalui Program Jaga Desa di Dolok Batu Nanggar

4 Juni 2026 | 17:44 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Dapat Apresiasi BPKP atas Komitmen Cegah Korupsi di Pemko Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 17:07 WIB
Peristiwa

Dua Pekan Tanpa Identitas, Jenazah Perempuan Misterius Akhirnya Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

4 Juni 2026 | 16:37 WIB
Peristiwa

Penjual Mie Goreng di Pematangsiantar Ditemukan Meninggal Tergantung di Dalam Rumah

4 Juni 2026 | 11:24 WIB
Peristiwa

Rismaida br Siahaan Ditemukan Meninggal di Kedainya! Ternyata Dirampok, Pelaku Ditangkap saat Sembunyi di Hotel Nadia Siantar

4 Juni 2026 | 10:08 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber