• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeTokoh

Ketua KTNA: Kepemimpinan Mentan Amran Revolusioner

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
22 Mei 2019 | 14:48 WIB
Rubrik: Tokoh
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com- Kebijakan pro petani yang dijalankan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendapatkan pujian khusus dari salah satu tokoh tani nasional yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir.

Winarno menyebutkan bahwa sejak awal Andi Amran Sulaiman terpilih sebagai Menteri Pertanian, dirinya meyakini sosok Amran akan membawa banyak perubahan yang revolusioner.

“Sejak awal Pak Amran menjadi Mentan, saya sudah prediksi Kementan pasti berubah. Saya hanya melihat beliau sebagai sosok yang memiliki tekad dan keinginan keras, serta sangat memerhatikan kepentingan petani,” sebut Winarno saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pekan Nasional Petani Nelayan XVI Tahun 2020, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Senin (21/5).

Perhatian terhadap kepentingan petani tersebut ditunjukkan dengan kebijakan pro petani, seperti pemberian bantuan pupuk, benih unggul, serta alat mesin dan pertanian. Pemberian bantuan ini secara signifikan mengurangi beban produksi petani.

Tak hanya memberikan bantuan, Kementan di bawah kepemimpinan Amran juga turut memberikan dukungan agar harga komoditas di tingkat petani bisa terjaga stabil. Salah satu langkah strategis yang dijalankan Kementan adalah dengan memfasilitasi terbentuknya tim Sergap atau Serap Gabah.

Tim yang melibatkan Perum Bulog, TNI AD, dan pemerintah daerah ini bertugas untuk menyerap gabah petani sehingga stok beras bisa terjaga, sekaligus menjaga agar harga gabah di tingkat petani tetap stabil

“Kalau harga di level petani terjaga, petani pun bergairah bertani. Pak Amran paham kalau mau produksi meningkat, petani sebagai pelaku utama pertanian harus bisa ditingkatkan kesejahteraannya. Visi seperti ini yang tidak dimiliki semua orang,” sebut Winarno.

Kebijakan dan program pro petani yang digerakkan oleh Amran, disebut Winarno, berhasil meningkatkan kesejahteraan petani. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) tahun 2018 mencapai 102.46, tertinggi selama lima tahun terakhir. NTP selama ini dianggap sebagai salah satu indikator daya beli petani.

Selain peningkatan NTP, peningkatan kesejahteraan petani juga tercermin dari penurunan angka kemiskinan di pedesaan.

Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2019 sebanyak 9,82 persen turun 0,30 persen dibanding September 2017 yang sebesar 10,12 persen.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2018 sebanyak 25,95 juta orang. Jumlah ini turun 630.000 orang dibandingkan September 2017 yang sebesar 26,58 juta orang.

Target Kementan yang menetapkan swasembada bawang putih pada tahun 2021 juga mendapatkan dukungan penuh dari KTNA. Winarno mengungkapkan kebijakan wajib tanam 5 persen bagi para importir sudah sangat tepat. Diharapkan melalui kebijakan ini Indonesia bisa mengurangi ketergantungan terhadap bawang putih impor.

“Program wajib tanam akan mengembalikan semangat petani untuk bertanam bawang putih. Selama ini kita terlalu bergantung impor hingga 95 persen. Padahal kita mampu memenuhi sendiri mestinya,” tandasnya.

Winarno optimistis target swasembada bawang putih bisa tercapai. Hal yang harus menjadi fokus utama Kementan saat ini adalah perbanyakan benih bawang putih melalui program wajib tanam bagi impor. Apalagi dari sisi lahan, saat ini lahan yang sudah ditanami mencapai 20 ribu hektare.

“Itupun saya yakin akan terus bertambah hingga tahun 2021,” ungkap Winarno. (snc)

Sumber:Biro Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

Peristiwa

Rapat Sinode Kerja ke-48 Gereja Pentakosta Resmi Dibuka, Pemko Pematangsiantar Harapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi

12 Juli 2026 | 19:26 WIB
Peristiwa

Sambut 1 Muharram 1448 H, PTPN IV Regional II Kebun Dolok Ilir Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

12 Juli 2026 | 09:48 WIB
Ekbis

Panen Raya Cabai Lokal Siboras, Bupati Simalungun Dorong Komoditas Unggulan Tingkatkan Kesejahteraan Petani

11 Juli 2026 | 21:18 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Terima Tim SETARA Institute, Pematangsiantar Perkuat Komitmen Jadi Kota Toleran

11 Juli 2026 | 20:40 WIB
Ekbis

Pemkab Samosir Dukung Investasi Internasional untuk Percepat Pengembangan TSTH2 di Kawasan Danau Toba

11 Juli 2026 | 10:37 WIB
Peristiwa

Pastikan Tepat Sasaran, Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau Penyaluran Bantuan Beras untuk 10.000 KPM

11 Juli 2026 | 08:57 WIB
Pesona

Wesly Silalahi Promosikan Seni, Budaya, dan Kuliner Pematangsiantar di PRSU 2026

10 Juli 2026 | 20:52 WIB
Peristiwa

Setelah Rusak Diterjang Banjir, Bendungan DI Bahilang akan Segera Dibangun

10 Juli 2026 | 11:50 WIB
Peristiwa

DPRD Sumut Kunker ke Samosir, Ariston Sidauruk Dorong Sinergi Percepat Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

9 Juli 2026 | 20:36 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Salurkan Bantuan Rehabilitasi Sosial untuk 1.456 KPM

9 Juli 2026 | 19:52 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor