• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis

Kostraling Kementan dan Mitra Teken MoU Serap 25 Ribu Ton Gabah Petani Sukoharjo

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
30 Maret 2021 | 20:03 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – Sinergi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Perum Bulog terus berjalan masif menyerap gabah petani pada musim panen raya 2021. Kali ini Komando Strategi Penggilingan (Kostraling) Kementan bersama Perum Bulog, BNI dan BRI bersepakat menyerap gabah kering giling (GKG) petani Kabupaten Sukoharjo pada bulan April dan Mei sebanyak 25 ribu ton.

“Dalam rangka stabilisasi harga gabah dan beras saat panen raya 2021, telah dilakukan penandatangan nota kesepahaman kesanggupan menyerap gabah dan beras petani di Sukoharjo. Kostraling dan Bulog sepakat menyerap 25 ribu ton GKG,” demikian dikatakan Ketua Tim Gerakan Serap Gabah Petani Kementan untuk Provinsi Jawa Tengah, Warjito di Sukorharjo, Selasa (30/3/2021).

“Setelah terwujud ksepakatan ini, langsung bergerak di lapangan, mengawal proses serap gabah petani,” sambungnya.

Warjito menjelaskan penyerapan gabah dan beras ini perpedoman sesuai dengan standar mutu yang diatur dalam Permendag Nomor 24 Tahun 2020 tentang Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta persyaratan kualitas internal Bulog. Lebih lanjut dikatakan Warjito, pihak perbankan yakni BNI dan BNI berperan dalam menyiapkan fasilitas permodalan yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Dana KUR ini untuk digunakan Kostraling untuk proses budidaya, penanganan panen, pasca panen dan pengolahan hasil terpadu. Dengan demikian, serap gabah dan beras petani saat panen raya ini tak alami kendala. Stok dan harga terjamin, memberikan keuntungan pada petani,” jelasnya.

“Pelaksanaan serap gabah dan beras petani ini turut dibantu pihak TNI, satgas pangan Polres Sukoharjo, DPRD Sukorharjo dan terlebih dinas pertanian,” sambung Warjito.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menyebutkan upaya pemerintah untuk mengambil langkah kebijakan strategis saat musim panen raya ini dengan menerjunkan tim ke lapangan terutama di daerah yang harga gabahnya di bawah HPP. Kostraling bersama Bulog dan mitra lainnya dapat menyerap gabah petani dengan harga sesuai standar mutu yang ditetapkan.

“Sesuai arahan Mentan SYL bahwa harus segera tim terpadu gerakan serap gabah petani harus bekerja keras serap gabah petani agar tidak terjadi anjlok harga. Harga gabah dan beras tidak boleh di bawah HPP. Petani harus tersenyum menikmati hasil panen,” ucapnya.

Untuk mengoptimalkan hasil panen, Suwandi meminta kelompoktani yang telah mendapat bantuan alsintan pascapanen dapat memanfaatkan secara maksimal. Kementan telah menyalurkan bantuan dryer (mesin pengering), combine harvester dan RMU (rice milling unit) untuk meningkatkan kadar mutu gabah nantinya.

“Dengan adanya Kostraling menjadi Bulog kecil, Kementan membantu penggilingan-penggilingan meningkatkan kapasitas giling dan gudangnya yang memadai agar kepastian serap gabah tidak ada kendala. Jadi kami pastikan musim panen raya padi awal tahun 2021 menguntungkan petani dan stok beras terjamin,” tegasnya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Tim GSGP secara terpadu bersama Kostraling, Pemda dan Bulog, kegiatan serap gabah petani sudah bergerak ke Banten sepakat menyerap 53.000 ton gabah, Jawa Barat 270.000 ton, Yogyakarta 74.775 ton, Jambi 8.000 ton, Lampung 25.000 ton, Sragen 17.580 ton, Karanganyar 15.000 ton, Boyolali 24.092 ton, Grobogan 24.000 ton, Nganjuk 26.592 ton, Maros 2.000 ton, Barru 500 ton, di Sumsel targetnya 95.455 ton, NTB 40.000 ton, Tegal 11.000 ton, Brebes 11.000 ton, Kendal 6.200 ton, Pati 16.000 ton, Pesisir Barat 1.500 ton kemudian realisasi serap Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu 750 ton dan beberapa kabupaten lainnya. (***)

Peristiwa

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Nilai Persaudaraan dan Iman Saat Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik V

14 Juni 2026 | 21:34 WIB
Peristiwa

Pematangsiantar Matangkan Persiapan FASI XIII Sumut, Siap Sambut Ribuan Peserta

14 Juni 2026 | 19:44 WIB
Peristiwa

Traffic Light Ahmad Yani Kembali Padam, Warga Desak Pemko Siantar Bertindak Sebelum Timbul Korban

14 Juni 2026 | 18:57 WIB
Sudut Pandang

19 Anggota Sidi GKPS Haranggaol Resmi Diteguhkan, Siap Menjadi “Tentara Kristus Muda”

14 Juni 2026 | 17:03 WIB
Pesona

Juara TOTK 2026 Naik Podium, Bupati Samosir dan Sekdaprovsu Serahkan Hadiah kepada Pelari dari 34 Negara

14 Juni 2026 | 16:17 WIB
Peristiwa

Tongam Pangaribuan Bantah Isu Suap Pansus Eks Rumah Singgah Covid-19, Siap Tempuh Jalur Hukum

13 Juni 2026 | 21:37 WIB
Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
Peristiwa

Seluruh Jamaah Haji Kembali Sehat, Wesly Silalahi Gelar Tepung Tawar Penuh Syukur

13 Juni 2026 | 10:56 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber