SimadaNews.com– BPS Kabupaten Simalungun siap bongkar dapur. Lewat Focus Group Discussion FGD, standar pelayanan di Unit Pelayanan Statistik Terpadu PST 2026 bakal dievaluasi total.
Undangan resmi diteken Kepala BPS Simalungun Barryanto Pelawi S.kom Nomor B-230/12090/PK.300/2026, tanggal 5 Juni 2026 dari Siantar.
Sasarannya luas banget. BPS ngajak ngobrol tokoh masyarakat, tokoh agama, dosen/akademisi, mahasiswa, wartawan/jurnalis, Kadis Kominfo, sampai Kadis Pertanian Kabupaten Simalungun.
Diskusi Panel Jadi Puncak Acara
FGD digelar Jumat 5 Juni 2026 mulai pukul 14.00 WIB via Zoom Meeting. Link pertemuan sudah dicantumkan BPS di surat undangan.
Sesi diskusi panel evaluasi dan pembahasan standar pelayanan publik di unit PST jadi agenda utama. Moderator dari BPS, pesertanya langsung pengguna layanan BPS Simalungun.
Sebelum masuk diskusi, ada paparan Standar Pelayanan PST dari Ketua Tim Diseminasi dan Layanan Statistik BPS Kabupaten Simalungun. Jadi peserta paham dulu poin-poin yang mau dibedah.
Biar lebih hidup, BPS juga selipkan sesi testimoni. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun bakal kasih pandangan sebagai pengguna layanan.
Layanan Harus Sesuai Kebutuhan Masyarakat
BPS bilang evaluasi ini wajib. Standar pelayanan di PST nggak bisa asal baku. Harus nyambung sama kemampuan penyelenggara, kebutuhan masyarakat pengguna, dan kondisi lapangan.
Selama ini layanan publik BPS Simalungun jalan lewat PST, baik langsung ke kantor maupun tidak langsung. Hasil FGD nanti jadi bahan bakar buat perbaikan. Targetnya: layanan statistik makin cepat, akurat, gampang diakses. (SNC)
Laporan: Soemardi Sinaga

