• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis
Fadjar Sumping Tjatur Rasa

Fadjar Sumping Tjatur Rasa

Perkuat Pengendalian Penyakit Hewan, Kementan Kembangkan Sistem Informasi Laboratorium Terintegrasi

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
21 Oktober 2019 | 16:39 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengembangkan Sistem Informasi Laboratorium terintegrasi atau dikenal sebagai Aplikasi IV-Lab (Integrated Veterinary Laboratory Information System) dalam mendukung pengendalian penyakit hewan dan zoonosis.

Hal ini penting dilakukan seiring dengan perkembangan kebutuhan sistem informasi yang on-line (daring) yang mempercepat alur informasi dari lapangan ke laboratorium hingga penentu kebijakan di Pusat.

Kecepatan informasi tersebut akan mempermudah dalam proses pengambilan kebijakan terkait pengendalian penyakit hewan. Hal tersebut disampaikan Direktur Kesehatan Hewan, Fadjar Sumping Tjatur Rasa di Jakarta, 20 Oktober 2019.

Menurutnya, sistem Aplikasi IV-Lab merupakan sistem informasi pengelolaan data pengujian di bidang kesehatan hewan, peternakan dan kesehatan masyarakat veteriner yang telah diaplikasikan oleh laboratorium unit pelaksana teknis Ditjen PKH yakni semua Balai Veteriner (BVet) dan Balai Besar Veteriner (BBVet) di Indonesia. Penggunaan sistem aplikasi IV-Lab ini mempermudah pengelolaan data sampel dan pengujian laboratorium.

“Sistem aplikasi IV-Lab mempermudah pengelolaan data sampel dan pengujian laboratorium dengan status proses pengujian mampu telusur lebih cepat dan pelaporan ke pusat lebih mudah karena terintegrasi dengan sistem informasi kesehatan hewan nasional (iSikhnas)” jelas Fadjar.

Fadjar juga menambahkan, bahwa pada saat ini, pengembangan sistem informasi yang dilakukan mampu menampung dan mengolah hasil pengujian seluruh Balai Veteriner di Indonesia yang bisa mencapai 100 ribu sampel setiap tahunnya.

Hal ini penting mengingat Indonesia sebagai salah satu hotspot di Asia harus selalu siaga dalam menghadapi wabah, dan kecepatan informasi terkait ancaman penyebaran penularan penyakit tersebut menjadi mutlak diperlukan.

Lanjut Fadjar, kejadian penularan penyakit sebenarnya bisa dicegah dan mampu dikendalikan melalui tindakan yang cepat dan tepat.

Salah satunya, melalui sistem pemantauan/surveilans yang mampu mendeteksi penyakit hewan secara cepat dan tepat melalui sistem laboratorium yang mampu menyediakan hasil diagnosa yang cepat dan berkualitas.

Sementara itu, pakar IT Balai Veteriner (BVet) Banjarbaru, Priyono mengungkapkan bahwa Sistem informasi IV Lab memiliki fitur yang memudahkan pengguna/user. Sistem aplikasi ini mumpuni sebagai perangkat yang dapat digunakan untuk perbaikan manajemen laboratorium di pada khususnya serta manajemen pengendalian penyakit pada umumnya.

“Penerbitan hasil uji diberitahukan secara langsung kepada pelanggan secara real time melalui email, SMS atau Whatsapp, sehingga pelanggan dapat mengakses laporan hasil uji miliknya secara online. Fitur real time dashboard dilengkapi dengan notifikasi hasil uji, status uji serta alert untuk kejadian penyakit tertentu,” terangnya.

Priyono berharap ke depan, IVL diharapkan akan direplikasi oleh laboratorium veteriner Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia, serta dapat diintegrasikan dengan program E-Certified, E-Kinerja dan Simphoni /E-Billing.

“Aplikasi ini juga menjadi salah satu nominasi terbaik kategori pelayanan internal pada lomba Teknologi informasi dan Komunikasi 2019 yang digelar oleh Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) Kementan” pungkasnya. (snc)

Sumber: Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

Peristiwa

Tongam Pangaribuan Bantah Isu Suap Pansus Eks Rumah Singgah Covid-19, Siap Tempuh Jalur Hukum

13 Juni 2026 | 21:37 WIB
Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
Peristiwa

Seluruh Jamaah Haji Kembali Sehat, Wesly Silalahi Gelar Tepung Tawar Penuh Syukur

13 Juni 2026 | 10:56 WIB
Ekbis

Dukung Program “UMKM Sumut Berkah”, Bupati Samosir Hadiri Pembukaan PIISU 2026 di Parapat

12 Juni 2026 | 20:54 WIB
Ekbis

Wesly Silalahi Hadiri PIISU 2026, Dukung UMKM Pematangsiantar Terapkan Studi Kelayakan untuk Tarik Investor

12 Juni 2026 | 19:31 WIB
Pesona

Trail of The Kings 2026 Resmi Bergulir, Ribuan Pelari dari 34 Negara Siap Taklukkan Jalur Eksotis Samosir

12 Juni 2026 | 18:58 WIB
Peristiwa

Diduga Ancam Wartawan Usai Pemberitaan TBM, Oknum Askep Kebun Mayang Dilaporkan ke Polres Simalungun

12 Juni 2026 | 17:22 WIB
Peristiwa

Simalungun Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum RI

12 Juni 2026 | 16:19 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber