Upaya Pemerintah
Kepala Dinas Petanian Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Wibowo mengatakan guna menstabilkan harga cabai, dinas petanian Demak telah menggelar koordinasi dengan petani Dusun Maguan, Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Dempet.
Wibowo mengungkapkan dari koordinasi dengan petani tersebut, didapat solusi agar harga cabai terus menguntungkan petani.
“Pertama, disiapkan hilirisasi mesin pengering pengolah. Kedua, membangun kemitraan dengan pabrikan. Ketiga, stabilisasi harga cabai dengan pasar lelang di farmgate,” sebutnya.
Keempat, lanjut Wibowo, akan membantu petani dalam efisiensi input produksi dengan penggunaan obat-obatan yang murah dan ramah lingkungan. Obat-obatan ini tentunya yang bisa diproduksi petani sendiri dengan pelatihan.
“Kelima, petani sepakat mau melakukan anjuran pola tanam dan gilir tanam yang difasilitasi dinas pertanian,” ucapnya.
Selain Kabupaten Demak, produksi cabai di Kabupaten Kebumen pun sedang mengalami kenaikan. Kepala Dinas Pertanian Kebumen, Pudji Rahayu menyebutkan produksi cabai memang sedang meningkat, tetapi petani mensikapi dengan menlaunching pasar lelang cabai dan petani tetap bersemangat walaupun harga turun.
“Jadi harus disadari bahwa penurunan harga itu karna produksi yang melimpah,” sebut Pudji.
Namun demikian, dengan adanya pasar lelang, produksi tetap terbeli dan peran champion terlihat memfasilitasi para petani sehingga produksi tetap terjual.
“Semoga dg turunnya Champion di daerah maka harga masih bisa di kendalikan. Pemda pun mengapresiasi pasar tani yang kami gelar semoga petani tetap semangat memproduksi kalau bukan kita siapa lagi yg menjadi tempat curhat dan penyelamat mereka,” tutur Pudji. (rel/snc)

