SimadaNews.com-Pemerintah, tidak bisa bisa mengesampingkan peran akademisi dalam menjalankan pembangunan. Dan harusnya, pemerintah termasuk Pemko Siantar harus benar-benar dapat bersinergi dengan akademisi di Kota Siantar.
Hal itu disampaikan Rektor Universitas Simalungun (USI) Prof DR Marihot Manullang, kepada SimadaNews, Selasa (23/1) siang.
Prof Marihot, menuturkan perkembangan pembangunan suatu daerah tentunya harus melibatkan para tenaga ahli. Keterlibatan itu, membuktikan adanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan bisa diandalkan baik dalam hal-hal umum, maupun keahlian tertentu.
Suami dari Boru Sinaga ini menyebutkan, hampir seluruh pemerintah daerah di Indonesia ketika konsen dalam mengurusi pembangunan di daerahnya melibatkan unncur akademisi. Mulai dari pengkajian rencana pembangunan, penyusunan draf pembangunan hingga mendetai metode pembangunannya.
Partisipasi para akadamisi sangat penting, untuk menganilisis sejauh mana proses dan progres pembangunan yang akan dilaksanakan.
”Jadi kita harap Pemko Siantar juga demikian, supaya bersinergi dengan para akademisi di Siantar. Libatkan dalam pennyusunan draf pembangunan, dimulai dari keikutsertaan pada Musyawarah Rencana Pembangunan,” katanya.
Prof Marihot melanjutkan, akan banyak tercipta ide-ide cemerlang dari para akademisi bila ikut serta dalam merumuskan suatu pembangunan di kota bermotto ”Sapangambei Manoktok Hitei” ini.
Dia menambahkan, selain melibatkan akademisi. Elemen lain juga harus dilibatkan termasuk generasi muda. Tentunya, generasi muda yang benar-benar melek akan pentingnya suatu pendidikan.
”Generasi muda harus benar-benar paham, bahwa pendidikan adalah kadar kualitas dan penentu layaknya generasi itu berkembang. Bila itu sudah dipahami dan benar diaplikasikan, maka generasi muda itu akan selalu dilibatkan dalam berbagai hal, ketika pemerintah mengambil kebijakan,” kata Rektor mengakhiri. (bch/mas/snc)