Sudah dalam 2 bulan ini saya tidak menulis, mungkin karena beberapa saat ini saya sedang menyukai membuat meme gambar. Namun saat ini saya ingin menulis suatu realita politik yang ada.
Dalam sejarah bangsa Indonesia telah dipimpin sebanyak 7 presiden dengan segala gaya, corak dan perilakunya, dan saat ini kita sedang menikmati gaya seorang pemimpin yang lahir dari tempaan kesulitan, yang menempa akhlaknya menjadi tidak tamak, bersahaja, jiwanya terpatri nafas Nawacita dan sedang diwujudkannya dari Aceh sampai Papua.
Tokoh tersebut adalah Presiden Joko Widodo yang kini menjabat sebagai Presiden ketujuh dalam era 2 periode kepemimpinannya.
Jokowi dan Fenomena Relawan
Beliau telah berhasil ditampilkan dan diusung oleh PDI-Perjuangan yang merupakan salah satu partai elegan dibawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri. Dengan kejelian mata politik Megawati mampu melihat dan menampung aspirasi rakyat relawan yang saat itu banyak yang mendukung Joko Widodo agar di-Capreskan oleh PDI Perjuangan dalam Pilpres 2014 lalu.
Dan dimana hasilnya memang terlihat jelas bahwa keputusan tersebut sangat tepat, membuat Joko Widodo menjadi Presiden Republik Indonesia periode tahun 2014 – 2019 lalu, dan juga membuat PDI-Perjuangan menjadi pemenang Pemilu.
Namun perlu digaris bawahi atas keberhasilan tersebut tersebut, juga tidak luput dari peran serta banyak relawan yang tergabung dalam banyak organ relawan bermunculan. Coba lihatlah berapa banyak organ Relawan Jokowi yang ada, yang ikut serta dalam memberikan keberhasilan yang ada.
Seperti kita ketahui bersama bahwa Joko Widodo saat ini menjabat sebagai Presiden dua periode, yang mana akan habis di tahun 2024 nanti. Disini kita akan dihadapkan pada pertanyaan siapakah sosok kader PDI Perjuangan yang paling layak menjadi penerus Presiden Jokowi ??
Menjadi pengganti Jokowi itu tak gampang, karena kita mengetahui dengan jelas bahwa Presiden Jokowi merenovasi Indonesia dengan nyata selama beliau menjabat sampai kini.
Kalau boleh jujur mungkin sebenarnya banyak sekali para relawan yang ada termasuk diri saya pribadi menginginkan sosok Presiden Joko Widodo menjabat lagi sebagai Presiden 3 Periode.
Namun apa mau dikata, kita harus menaati konstitusi yang ada dan apalagi Presiden Jokowi telah berbicara berulang-ulang bahwa beliau mengacu dan patuh kepada konstitusi atau UUD 1945 tersebut, dimana Presiden Indonesia hanya boleh menjabat maksimal 2X berturut-turut.
Dari hal inilah yang kemudian para kelompok relawan mencari sosok yang paling layak yang bisa menjadi pengganti Presiden Jokowi untuk periode tahun 2024 sampai tahun 2034.
Kelompok relawan itu, sudah melakukan gerakan yang demikian nyata dan menguat hingga ke tingkat RT/RW.
Fenomena Relawan Dukung Ganjar
Kini terjadi fenomena seperti Relawan Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu, dimana semakin banyak organ relawan yang mendeklarasikan untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai penerus dan tongkat estafet dari tangan Presiden Jokowi di tahun 2024 nanti.
Deklarasi yang ada tersebut merupakan inisiatif sendiri, dan sama sekali bukan atas permintaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Mereka para organ tersebut bekerja dengan hati, mereka berusaha memberikan dorongan dan edukasi kepada publik mengenai sosok Ganjar Pranowo dengan kapabilitas yang kira-kira kompatibel dengan Presiden Jokowi.
Semua organ relawan muncul dan bekerja berdasarkan hati nurani yang terpanggil untuk ikut berkonstribusi dalam hal memberikan sesuatu yang positif kepada Tanah Air yang kita cintai bersama ini.
Salahkanlah Relawan, Bukan Ganjar .
Semoga dengan melihat uraian ini dan melihat jumlah organ relawan Ganjar Pranowo yang saat ini telah berjumlah kurang lebih 40 organ, yang mana kemungkinan akan terus bertambah dan semakin bertambah lagi, hendaknya PDI-Perjuangan akan memikirkan dan mengkaji semuanya dengan lebih seksama lagi semua pergerakan rakyat arus bawah yang populer disebut sebagai gerakan relawan Ganjar Pranowo ini.
Terlihat jelas bahwa Ganjar Pranowo sendiri tidak memiliki ambisi menjadi Presiden, karena saat ini beliau sebagai Gubernur Jawa Tengah hanya ingin fokus bekerja secara maksimal sebagai pelayan rakyat semata-mata demi meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan rakyat banyak di Jawa Tengah.
Jadi dalam hal ini dirinya tidaklah bersalah. Dan kami semua yakin sekali bahwa beliau bersikap tegak lurus patuh sebagai kader Ideologis PDI-Perjuangan, sama seperti Jokowi tak akan neko-neko apalagi mbalelo terhadap segala kebijakan dan aturan serta instruksi PDI Perjuangan yang ada.
Jadi kalau pun ada yang hendak disalahkan, salahkanlah kami sebagai relawan yang tergabung dalam organ relawan Dulur Ganjar Pranowo dan Kelompok-Kelompok Relawan Ganjar lainnya…
Terimalah dari Kami,
Salam Bhinneka Tunggal Ika
Salam Pancasila
Dan Salam Kelompok Relawan Independen yang Berdaulat..
Jakarta, 22 September 2021
Penulis, Dulur David, Bidang Komunikasi Digital Visual, DPP Dulur Ganjar Pranowo