• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang

Sabar Mangadoe:Produk UU Politik Buruk, harus Dirubah Supaya Demokrasi Indonesia Beradab

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
12 Juli 2018 | 23:52 WIB
Rubrik: Sudut Pandang
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

Menurut Sabar Mangadone, manuver usulan dan aksi politik itu sebenarnya sangat tidak patut dilakukan. Apalagi aksi politik melakukan pendekatan dengan partai koalisi pemerintah yang sudah jelas mendukung Jokowi sebagai Capres 2019.

“Dari situ sudah jelas terlihat. Bagi mereka semua janji hanyalah tinggal janji, mereka yang memulai berjanji, mereka pula mengakhiri janji. Ini yang membuat rakyat seding dan marah,” ucapnya.

Sabar mengungkapkan, kemarahan dan kesedihan rakyat, dikarenakan para politisi itu sering berkhianat secara politik tanpa rasa malu. Tanpa rasa malu, karena terkadang mereka melakukan manuver yang sudah tidak relevan bahkan menghalalkan segala cara.

”Kalai rekannya saya sesama inisiator GKP yakni Buya Syafii Ma’arif menyebut kondisi ini sebagai Demokrasi Tuna-Adab, Demokrasi Tak Beradab. Saya sendiri menyebut kelakuan politik dan politisi busuk yang halalkan segala cara adalah Demokrasi Barbarian,”  tegasnya.

Sabar melanjutkan, kondisi itu sebenarnya karena beberapa produk undang-undang politik dan demokrasi di Indonesia buruk. Buruk, karena disusun dengan praktek-praktek yang tidak wajar dan mengsampingkan nilai-nilai demokrasi yang benar.

”Solusi yang mendasar dan strategis adalah hanya dengan memperbaiki bahkan merombak undang-undang politik itu. Hanya itu solusi supaya demokrasi di Indonesia beradab,” pungkasnya.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
Peristiwa

Seluruh Jamaah Haji Kembali Sehat, Wesly Silalahi Gelar Tepung Tawar Penuh Syukur

13 Juni 2026 | 10:56 WIB
Ekbis

Dukung Program “UMKM Sumut Berkah”, Bupati Samosir Hadiri Pembukaan PIISU 2026 di Parapat

12 Juni 2026 | 20:54 WIB
Ekbis

Wesly Silalahi Hadiri PIISU 2026, Dukung UMKM Pematangsiantar Terapkan Studi Kelayakan untuk Tarik Investor

12 Juni 2026 | 19:31 WIB
Pesona

Trail of The Kings 2026 Resmi Bergulir, Ribuan Pelari dari 34 Negara Siap Taklukkan Jalur Eksotis Samosir

12 Juni 2026 | 18:58 WIB
Peristiwa

Diduga Ancam Wartawan Usai Pemberitaan TBM, Oknum Askep Kebun Mayang Dilaporkan ke Polres Simalungun

12 Juni 2026 | 17:22 WIB
Peristiwa

Simalungun Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum RI

12 Juni 2026 | 16:19 WIB
Peristiwa

Residivis Narkoba asal Simalungun Ditangkap di Siantar, Simpan Ganja 88 Gram

12 Juni 2026 | 15:18 WIB
Peristiwa

Polres Simalungun Gelar Nobar Gratis Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Siapkan Kopi dan Camilan untuk Masyarakat

11 Juni 2026 | 22:57 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber