Catatan | Ingot Simangunsong
MENGAKHIRI Tahun 2020 – manjemen SimadaNews.com – mencatat kalender Pilkada Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar.
Hasil Pilkada Kabupaten Simalungun, menjadi kado akhir tahun yang sangat luar biasa untuk memasuki Tahun Baru 2021.
Lahirnya seorang pemimpin yang berhasil memenangkan “tarung” visi-misi dan program unggulan, yakni Radiapoh Hasiholan Sinaga, putra asli Simalungun yang pulang dengan niat mulia, membangun Kabupaten Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera.
Ini catatan yang sangat berkesan, karena kehadiran Radiapoh Hasiholan Sinaga, menjadi pengharapan bagi masyarakat Kabupaten Simalungun, yang benar-benar sangat merindukan lahirnya pemimpin yang empati pada kondisi kekinian kabupaten yang infrastrukturnya sangat rusak parah itu.
Tahun Baru 2021, menjadi pintu gerbang masuknya sang pemimpin baru, Radiapoh Hasiholan Sinaga – yang pada April 2021 akan dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Bupati Kabupaten Simalungun periode 2021/2024 bersama pasangannya Wakil Bupati, Haji Zonny Waldi.
Tahun 2021, menjadi tahun kegembiraan, tahun kebersyukuran dan tahun jawaban atas sebuah pengharapan, yakni perubahan.
Perubahan – sesuatu yang dimaknai – bergesernya ketidakbecusan, ketidakbenaran, ketidakjujuran, ketidak-transparan-an, menjadi sesuatu yang bernilai kebaikan, kebersihan, ketulus-ikhlasan mengabdi, pada satu tujuan yaitu maju untuk sejahtera.
Apalagi Radiapoh Hasiholan Sinaga, saat bertemu dengan fungsionaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Simalungun, dengan tegas mengatakan, “Saya tidak akan biarkan rakyat Kabupaten Simalungun tertindas dan ditindas.”
Itu sinyal, bahwa kehadirannya sebagai pemimpin baru, untuk memberikan warna baru dalam mengelola sumber daya alam Kabupaten Simalungun yang sangat luar biasa, dan memiliki nilai jual demikian tinggi.
“Membangun Kabupaten Simalungun itu, sangat tergantung bagaimana Bupatinya,” kata Radiapoh Hasiholan Sinaga.
Tahun Baru 2021, Pemimpin Baru. Rakyat Kabupaten Simalungun berubah bersama Radiapoh Hasiholan Sinaga. Itu pengharapan, dan itu juga doa, dalam menyiasati pandemi Covid-19, menuju lebih maju, lebih baik, dan rakyat Kabupaten Simalungun, sejahtera.
Tagline Radiapoh Hasiholan Sinaga, “MEMBANGUN INDONESIA DARI KABUPATEN SIMALUNGUN.”
SIANTAR, CALON TUNGGAL VERSUS KOLOM KOSONG
KOTA Pematangsiantar, memiliki dinamika berbeda dengan Pilkada Kabupaten Simalungun. Persamaannya hanya pada tataran pemimpin baru.
Calon tunggal – yang memborong habis partai yang ada di DPRD Kota Pematangsiantar –mengharuskan pasangan Asner Silalahi-Susanti berhadapan dengan (versus) kolom kosong (Koko).
Intensitas gerakan Koko cukup signifikan – walau tanpa dukungan kuat dari berbagai elemen – namun secara “diam-diam” jumlah pemilih Koko hampir mencapai angka 40.000.
Walau pun di akhir tahapan penghitungan suara, pasangan calon tunggal yang berhadapan dengan lawan tak tangguh tersebut, memenangkan Pilkada Kota Pematangsiantar, yang patut dicatat bahwa pimilih Koko, tidak dapat dipandang sebelah mata.
Jumlah ini, setidaknya menjadi alat picu bagi pasangan Asner Silalahi-Susanti dalam mengintrospeksi perjalanan politik mereka ke depan.
Kita berharap pasangan Asner Silalahi-Susanti yang akan memimpin Kota Pematangsiantar periode 2021/2024, benar-benar menjalankan visi-misi dan program yang mereka sampaikan di tahapan demi tahapan Pilkada yang sudah berlalu. Agar rakyat Pematangsiantar, benar-benar merasakan kehadiran Asner Silalahi-Susanti dapat memberikan perubahan dalam membangun, sesuai dengan yang mereka dengungkan “Siantar Bangkit”.
Mari rakyat Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, memasuki Tahun Baru dengan pemimpin baru yang membawa semangat baru untuk menuju kesejahteraan dan kedamaian. Semoga!
(Penulis, jurnalis SimadaNews.com, mentor Gerakan Daulat Desa (GDD) Sumatera Utara)