• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer melakukan panen raya padi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer melakukan panen raya padi.

Stok Beras Masih Melimpah, Mentan SYL Panen Raya di Bangka Selatan

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
7 Agustus 2020 | 11:30 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer melakukan panen raya padi dan penyerahan kartu tani, fasilitas dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau permodalan dan berbagai bantuan prasarana dan sarana produksi di Desa Rias, Kecamatan, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat 7 Agustus 2020.

Panen padi di Negeri Serumpun Sebalai ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk terus meningkatkan pasokan pangan pada masa pandemi covid-19 dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita mau jadikan orang di Bangka Selatan, Bangka Belitung dan seluruh Indonesia mengatakan bahwa untuk memajukan negara harus menjadikan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Panen raya padi ini membuktikan dalam tantangan apapun, pertanian selalu berproduksi. Dan Kabupaten Bangka Selatan ini pertaniannya sangat luar biasa, kita harus bersinergi agar pertanian lebih maju lagi,” kata Mentan SYL, saat panen raya padi tersebut.

SYL menegaskan, pertanian merupakan satu-satunya sektor yang menyelamatkan perekonomian Indonesia di masa pandemi covid 19. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2020 yang mengalami penurunan sebesar 4,19 persen (Q to Q) dan secara year on year (yoy) turun 5,32 persen. PDB pertanian tumbuh 16,24 persen pada triwulan-II 2020 (q to q) dan bahkan secara yoy, sektor pertanian tetap berkontribusi positif yakni tumbuh 2,19 persen.

“Capaian tersebut ditopang subsektor tanaman pangan yang tumbuh paling tinggi yakni sebesar 9,23 persen. Kalau begitu, untuk bisa survive dan menghidupkan manusia di dunia adalah kita harus memajukan pertanian,” terangnya.

SYL menambahkan, Kementan berkomitmen penuh dalam memajukan sektor pertanian, program yang digulirkan tidak hanya menyalurkan bantuan prasarana dan sarana produksi namun juga memfasilitasi permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bekerja sama dengan perbankan.

“Pertanian adalah sektor yang sangat menjanjikan. Saya minta pihak bank jangan ragu gulirkan dana KUR di sektor pertanian, gulirkan Rp100 miliar hingga Rp200 miliar. Pengembalian di pertanian itu sangat jelas, kelompok tani tinggal kita rapihkan,” ucapnya.

Lebih lanjut SYL menegaskan, pengembangan budidaya padi ke depan tidak hanya bertumpu pada peningkatakan produksi. Namun demikian, Kementan merancang sistem dengan membangun penggilingan modern skala besar sehingga petani tidak lagi menjual gabah namun beras sehingga petani mendapatkan nilai tambah dan ekspor beras semakin cepat dikongkretkan.

“Kami rancang sistem bahwa setiap 10 ribu hektar tidak hanya padi tapi ada juga tanaman hortikulturanya dan dibangun penggilingan padi modern. Jangan penggilingan yang biasa-biasa saja, tapi harus yang berkapsitas besar agar berasnya bisa diekspor. Dengan demiakian, dengan sistem pertanian ini, kita jadikan sektor pertanian adalah penggerak perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan pertanian di Bangka Selatan merupakan sentra produksinya Provinsi Bangka Belitung.

Menurutnya, program dan bantuan Kementan seperti mekanisasi, bibit unggul dan teknologi lainnya serta fasilitas dana KUR telah membantu percepatan kemajuan, modernisasi dan kemandirian pertanian di Bangka Selatan.

“Tadi dengan Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sempat berdiskusi, bahwa tantangan ketersediaan pupuk akan diatasi. Pemerintah segera menambah pasokan pupuk, sehingga kebutuhan petani terjawab. Kami sangat apresiasi program fasilitasi KUR sangat membantu petani, untuk itu pihak bank jangan ragu mengucurkan KUR kepada petani,” kata Erzaldi.

Bupati Bangka Selatan Justiar Noer menyatakan apresiasi terhadap program dan terobosan Kementan di bawah kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo, karena telah mempercepat kemajuan pertanian dan menciptakan kemandirian petani Bangka Selatan. Kabupaten Bangka Selatan merupakan lumbung pangan Provinsi Bangka Belitung, memiliki hampir 30 ribu hektar lahan padi, sebagai sentra produksi perkebunan salah satunya lada dan juga peternakan.

“Kami sangat mengapresiasi program Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo karena salah satunya memprioritaskan pengembangan atau kemajuan pertanian di Bangka Selatan. Kami percaya sama Pak Menteri karena punya pengalaman yang luar dalam membangun daerah, dimana menjabat dari lurah, bupati dan gubernur,” ucapnya.

Di tempat sama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi berharap, Kabupaten Bangka Selatan memiliki andil untuk menambah sumbangan produksi padi.

Dukungan Kementan tentunya diberikan untuk Provinsi Bangka Belitung khususnya Kabupaten Bangka Selatan melalui bantuan sarana produksi maupun alsintan.

“Khusus untuk tanaman pangan sendiri bantuan mulai dari benih, budidaya padi, sampai alsintan pascapanen. Sesuai arahan Menteri Pertanian, kami siap bangun penggilingan skala besar. Kementan sudah punya program Kostraling (Komando Straregi Penggilingan,-red) bisa bekerja sama pelaku usaha dan perbankan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Suwandi meminta pemerintah daerah untuk mendorong petani bisa menyerap KUR melalui gerakan Kostraling sebagai pengamanan harga gabah dan beras. Dengan demikian, di tengah tantangan apapun, sektor pertanian terus tangguh dan penyelamat perekonomian rakyat dan negara.

“Kami sudah sediakan KUR untuk komoditas tanaman pangan, silahkan dimanfaatkan sebaik-baiknya terutama bagi penggilingan padi bisa digunakan untuk menyerap gabah petani dengan harga yang layak,” tegasnya.

Adapun bantuan yang diserahkan Mentan SYL pada panen raya padi untuk Provinsi Bangka Belitung senilai Rp43,2 miliar dan khusus Kabupaten Bangka Selatan Rp13 miliar.

Bantuan meliputi benih inhibrida untuk Kabupaten Bangka Selatan seluas 1.130 hektar dan total untuk Propinsi Bangka Belitung 3.657 hektar.

Kemudian bantuan benih padi lahan kering Kabupaten Bangka 710 hektar, Bangka Tengah seluas 150 hektar, Bangka Barat 470 hektar dan total bantuan benih ladi lahan kering Propinsi Bangka Belitung 620 hektar.

Bantuan benih jagung hibrida untuk Kabupaten Bangka selatan 416 hektar dan total untuk Propinsi Bangka Belitung seluas 1.200 hektar. Selanjutnya bantuan fasilitas budidaya ubi kayu untuk Kabupaten Bangka 700 hektar, Bangka Barat 700 dan total bantuan untuk Propinsi Bangka Belitung 1.400 hektar.

Selain itu, Mentan SYL juga melakukan alat pengolahan unit pengolahan hasil jagung, alat mesin pertanian berupa traktor roda empat, traktor roda dua, pompa air, benih padi, benih jagung dan fasilitas perbengkelan alsintan serta pada kesempatan ini menyerahkan fasilitas dana KUR yang disalurkan melalui Bank Mandiri, BRI dan BNI. (snc)

Sumber:Humas Kementan

Editor:Hermanto Sipayung     

Peristiwa

Jelang Muscab II, DPC PJS Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Pemko

3 Juli 2026 | 22:49 WIB
Peristiwa

Jelang Muscab II, DPC PJS Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Pemko

3 Juli 2026 | 22:06 WIB
Peristiwa

Dukung Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026

3 Juli 2026 | 21:36 WIB
Peristiwa

Ketua TP PKK Simalungun Hadiri Women Program APKASI 2026, Tegaskan Perempuan Jadi Kunci Peningkatan Daya Saing Daerah

3 Juli 2026 | 16:24 WIB
Peristiwa

Nenek 78 Tahun Hilang Usai Hadiri Pesta, Polisi Kerahkan Personel dan Minta Bantuan Warga

3 Juli 2026 | 12:17 WIB
Pesona

Geotourism Festival 2026 Sukses Besar, Ribuan Wisatawan Padati Samosir, UMKM Ikut Panen Berkah

3 Juli 2026 | 10:36 WIB
Sudut Pandang

Resmi Dilantik! Nahkoda Baru GMNI Pematangsiantar Siap Kobarkan Gerakan Kerakyatan

2 Juli 2026 | 23:54 WIB
Peristiwa

KRNS Bersama Polsek Bandar Huluan Salurkan Bantuan untuk Janda Miskin, Dorong Perbaikan Rumah Layak Huni

2 Juli 2026 | 19:50 WIB
Sudut Pandang

Wesly Silalahi Dorong Sinergi Wujudkan Kota Tangguh dan Komitmen Pematangsiantar di Forum Rakernas APEKSI 2026

2 Juli 2026 | 19:14 WIB
Peristiwa

Hari Jadi ke-109 Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih Paparkan Capaian Pembangunan dan Serahkan Bantuan Pertanian

2 Juli 2026 | 14:19 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto